Walikota Pekanbaru " Pohon besar tidak untuk ditebang, tetapi dipindahkan".
Walikota Pekanbaru " Pohon besar tidak untuk ditebang, tetapi dipindahkan".
PEKANBARU – Nuansamedianews - Dalam merespons kebutuhan perlindungan vegetasi kota yang kian mendesak di tengah pembangunan. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi menerbitkan surat edaran yang melarang keras penebangan pohon berukuran besar tanpa izin resmi dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Langkah ini ditegaskan sebagai komitmen Pemko Pekanbaru dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah perkotaan. Dengan adanya regulasi ini, diharapkan tidak ada lagi tindakan sepihak dari masyarakat maupun pihak swasta yang dapat merusak ekosistem hijau di sepanjang jalan protokol maupun kawasan permukiman.
Agung menekankan bahwa setiap rencana penanganan atau pembersihan pohon besar kini wajib melalui prosedur administrasi yang ketat. Jika permohonan izin disetujui, Pemko Pekanbaru tidak akan memberikan izin untuk menebang habis pohon tersebut, melainkan memberikan solusi teknis yang lebih ramah lingkungan.
Alih-alih dihancurkan, Pemko akan memfasilitasi pemindahan pohon ke lokasi yang lebih aman dan sesuai dengan rencana tata ruang hijau kota.
“Pohon besar tidak untuk dipotong, tetapi dipindahkan. Pemerintah kota akan memfasilitasi proses pemindahan agar tetap terjaga keberlanjutannya,” ujar Agung Senin (19/1/2026) malam.
Kebijakan inovatif ini diambil sebagai upaya menyeluruh dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta melestarikan pohon sebagai aset lingkungan yang tak ternilai harganya. Menurut Agung, keberadaan pohon bukan sekadar peneduh, melainkan komponen utama dalam menjaga stabilitas alam di wilayah perkotaan.
Agung menjelaskan pohon memiliki peran vital dalam menyaring polusi udara dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat secara keseluruhan. Kehadiran vegetasi yang rimbun dinilai sebagai faktor kunci untuk menekan suhu udara perkotaan agar tetap sejuk dan nyaman bagi warga.
Selain aspek ekologis, larangan penebangan pohon besar ini juga ditujukan untuk memastikan kelestarian alam bagi generasi mendatang.
"Pemerintah berupaya memastikan bahwa kekayaan alam yang ada saat ini tidak habis dikonsumsi oleh kepentingan sesaat, namun tetap terjaga bentuk dan fungsinya di masa depan," jelas Agung.
Sebagai penutup, Agung mengingatkan bahwa lingkungan yang terjaga adalah investasi terbaik bagi kesejahteraan masyarakat Pekanbaru di masa depan. “Lingkungan yang sehat adalah warisan penting untuk anak cucu kita,” tegasnya.(don).

Komentar
Posting Komentar