Redam Suara Pers: Penurunan Anggaran Media di OKI Mengkhawatirkan"
Redam Suara Pers: Penurunan Anggaran Media di OKI Mengkhawatirkan" OKI – Nuansamedianews - Di bawah kepemimpinan Bupati Muchendi, perhatian terhadap insan pers di Kabupaten OKI dinilai semakin berkurang. Hal ini terlihat dari penurunan anggaran untuk media yang sebelumnya mencapai Rp700 juta pada tahun 2025, dan di tahun-tahun sebelumnya bahkan pernah mencapai Rp3 miliar, kini menyusut menjadi Rp300 juta — angka yang dinilai terburuk selama masa pemerintahan Kabupaten OKI. Seorang jurnalis dan wartawan senior di OKI, Tz, menyatakan keprihatinannya dan mengungkapkan pertanyaan mendasar. “Mengapa pemerintah daerah seakan memandang sebelah mata serta tidak menganggap penting peran media di OKI?” tanyanya dengan kecewa. Menanggapi hal ini, praktisi hukum nasional H. Alfan Sari SH, MH, MM menegaskan bahwa pers merupakan pilar keempat demokrasi yang seharusnya mendapat tempat dan ruang khusus, terutama dalam hal pendanaan di lingkungan pemerintahan. “Publik berhak mendapatkan informasi...