Dandim 0402/OKI Dampingi Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Panen Raya TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Gambar
  Dandim 0402/OKI Dampingi Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Panen Raya TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional OKI - Nuansamedianews -  Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H. mendampingi Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. dalam kegiatan Panen Raya TNI dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang digelar di Desa Jukdadak, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (17/7/2026). Kegiatan panen raya tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui video conference (Vicon). Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan para petani dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai salah satu program strategis nasional. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam II/Sriwijaya bersama Dandim 0402/OKI serta unsur Forkopimda dan para tamu undangan mengikuti jalannya Vicon Pres...

Pemkot Pekanbaru akan Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa.

PEKANBARU - Nuansamedianews   - Pemerintah Kota Pekanbaru bakal mengatur kawasan bebas asap rokok sebagai upaya mewujudkan kota sehat.

Saat ini Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang kawasan tanpa rokok sedang proses pembahasan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Pekanbaru.

Oleh sebab itu Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan melakukan sosialisasi yang komprehensif untuk penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). 

Dikatakan Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa bahwa, saat ini, Pemko Pekanbaru untuk mewujudkan kawasan tanpa rokok butuh edukasi masyarakat. "Memang perlu edukasi yang kuat, sehingga masyarakat juga bisa menerima," ujar Risnandar, Selasa (23/7/2024).

Menurutnya, Pemko Pekanbaru bersama stakeholder serta organisasi masyarakat perlu melakukan sosialisasi yang komprehensif juga agar kawasan tanpan rokok ini bisa terlaksana dengan baik.

"Sosialisasi yang komprehensif, yang matang untuk melihat titik-titik mana, kita melibatkan terkait dengan kawasan tanpa rokok ini," katanya.

Ia menilai, bahwa penerapan KTR ini prinsipnya saling membutuhkan. Tidak bisa juga pemerintah melarang semuanya.

Untuk itu sebut Risnandar, dengan adanya KTR ini bisa menjadi ternatif-alternatif mana kawasan yang akan kita tindak lanjuti.

"Tetapi pada prinsipnya seperti kawasan pendidikan itu sifatnya wajib, harus dia kita berlakukan kawasan tanpa rokok," pungkasnya.(donred)




Source (Mc Riau)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu