"Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS. Ar-Rahman)

Gambar
"Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). ” (QS. Ar-Rahman) Ilustrasi Nuansamedianews.com - Kebaikan yang bersambungan adalah amal yang dilakukan secara terus-menerus (kontinu/istiqamah), saling terkait, dan membawa dampak positif panjang bagi sesama . Dua unsur utamanya adalah konsistensi dan menularkan kebaikan ke hal lain. Karena sesungguhnya pintu-pintu kebaikan terus diikuti oleh kebaikan-kebaikan yang lain. Barangsiapa yang dibuka untuknya satu pintu kebaikan, maka akan terbuka pintu-pintu kebaikan yang lainnya.  Dan ini adalah nikmat dari Allah   subhanahu wa ta’ala.   Para ulama mengatakan:            إن الحسنة تنادي أختها و تدعوها Artinya :“ Sesungguhnya satu kebaikan akan menyeru dan mengajak kebaikan yang lainnya ” Apabila dadamu lapang untuk melakukan satu pintu atau memasuki satu pintu dari pintu-pintu kebaikan, maka ini adalah nikmat Allah  subhanahu wa ta’ala  kepadamu. Karena kebaikan akan mengajak kebaik...

Laksamana Mengamuk ; Minuman Pelepas dahaga di bulan Puasa

 Laksamana Mengamuk ; Minuman Pelepas dahaga di bulan Puasa.


Nuansamedianews.com - Dalam cerita-cerita rakyat, Minuman es laksamana mengamuk dikenal muncul saat seorang laksamana mengamuk. Dia mengamuk di kebun kweni karena istrinya dibawa kabur.

Saat mengamuk itulah sang laksamana mengayunkan pedang hingga membuat kueni terpotong. Kisah itu menjadi cerita hingga saat ini khususnya sejarah terkait Minuman Es Laksamana Mengamuk.

Setelah berpuasa seharian penuh, biasanya kita mencari minuman segar untuk sajian pembuka puasa. Di Indonesia banyak sekali minuman khas yang sering kita temui saat berbuka puasa 

Minuman dingin asli Indonesia dari provinsi Riau Laksamana mengamuk, yang berisi mangga kueni yang harum, manis, dan sedikit asam, disajikan bersama sirup gula dan kuah santan yang gurih. Daging kelapa muda dan biji selasih menambah tekstur unik pada minuman.

Biar tidak merasa penasaran dengan Rasa Minuman segar dingin asli melayu ini.

Berikut cara pembuatan nya :

  • Bahan : Untuk 5 Porsi.

  • 500 g mangga kueni matang, potong dadu 1 cm
  • 200 g daging buah kelapa muda, keruk memanjang
  • 1 sdt biji selasih, rendam dalam air hingga mengembang, tiriskan dan tambah ea batu.
  • Kuah Santan:

  • 600 ml santan dari 1 butir kelapa
  • ½ sdt garam
  • 3 lembar daun pandan, ikat simpul
  • Sirup Gula:

  • 250 ml air
  • 250 g gula pasir
  • ¼ sdt garam
  • 2 lembar daun pandan, ikat simpul


  • Cara Membuat : 30 menit.
  1. Kuah santan: Rebus santan, garam dan daun pandan dalam panci, sambil ditimba-timba hingga mendidih. Angkat, dinginkan.

  2. Sirup gula: Rebus air, gula pasir, garam dan daun pandan hingga mendidih dan gula larut. Angkat, dinginkan.

  3. Penyajian: Masukkan mangga, kelapa muda dan selasih dalam gelas saji, tambahkan sirup gula dan es batu sesuai selera. Siram dengan kuah santan. Sajikan segera.(Don)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu