Desi Silvia Angraini, SH, MH Diduga Jadi Korban Kekerasan dan Penyekapan

Gambar
  Desi Silvia Angraini, SH, MH Diduga Jadi Korban Kekerasan dan Penyekapan   Pekanbaru - Nuansamedianews - Seorang advokat Prempuan Desi Silvia Angraini, SH, MH diduga menjadi korban kekerasan, intimidasi, dan penyekapan saat menjalankan tugas profesinya. Rabu, 07 Oktober 2026 Peristiwa tersebut bermula ketika Desi Silvia Angraini bersama rekannya dari Law Office Jaka Marhaen SH & Ass mendatangi kediaman seorang dengan inisial Ibu GS yang notabenenya menjabat sebagai Ketua RW di Jl. Sidomulyo I Padang Bulan Senaplan Kota Pekanbaru untuk menyampaikan surat somasi.  Menurut keterangan Advokat Desi Silvia Angraini, SH, MH, awalnya kedatangan mereka disambut dengan baik namun situasi berubah setelah Ibu GS mengetahui bahwa kedatangan tersebut berkaitan dengan penyampaian somasi untuk dirinya berkaitan dengan perampasan dan pengelapan barang berharga milik klienya Desi Silvia Angraini, SH, MH. Advokat Desi Silvia Angraini, SH, MH dan rekannya kemudian di maki-maki dengan ...

Pasukan dan Alat Utama sistem Senjata yang Layak Ditetapkan di Setiap Kodam Baru

 Pasukan dan Alat Utama sistem Senjata yang Layak Ditetapkan di Setiap Kodam Baru 

Brigjen TNI Wahyu Yudhayana Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat 

Jakarta - Nuansamedianews - Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) mengatakan markas enam kodam yang baru dibentuk masih dalam pembangunan dan akan selesai akhir 2025.

"Diharapkan akhir tahun ini secara fisik itu sudah selesai. Tinggal penyempurnaan-penyempurnaan," kata Wahyu saat ditemui di Mabes AD, Jakarta Pusat, Senin (11/8).

Wahyu menjelaskan, dari enam kodam baru, beberapa sudah ada yang mempunyai markas. Salah satunya kodam baru yang berlokasi di Kalimantan Tengah.

Walaupun beberapa Kodam belum mempunyai markas besar, Wahyu memastikan operasional kodam sudah berjalan dari sekarang.

"Setelah diresmikan, tentu langsung melaksanakan operasional. Ada tahapan-tahapan yang dilaksanakan tentunya," kata Wahyu.

Terkait kekuatan kodam, Wahyu memastikan pihak sudah menyiapkan pasukan dan alat utama sistem senjata (alutsista) yang layak untuk ditetapkan di setiap Kodam.

Wahyu juga memastikan tidak ada penambahan jumlah prajurit baru untuk memenuhi kebutuhan pasukan di enam kodam tersebut.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi saat dikonfirmasi di Jakarta membenarkan adanya penambahan enam kodam baru itu.

Berikut nama kodam baru berikut wilayah teritorialnya 

1. Riau dan Kepri (KODAM XIX / TUANKU TAMBUSAI)

2. Padang & Jambi (KODAM XX/TUANKU IMAM BONJOL

3. Lampung dan Bengkulu (KODAM XXI / RADIN INTEN)

4. Kalimantan Tengah & Kalimantan Selatan (KODAM XXII / TAMBUN BUNGAI)

5. Sulawesi Tengah & Sulawesi Barat (KODAM XXIII / PALAKA WIRA

6. Merauke (KODAM XXIV / MANDALA TRIKORA).(devi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.