Percaya pada yang Ghaib (al-ghaib) adalah Fondasi Utama Rukun Iman dalam Islam.

Gambar
Percaya pada yang Ghaib ( al-ghaib ) adalah Fondasi Utama Rukun Iman dalam Islam. Ilustrasi Nuansamedianews.com - Percaya pada yang ghaib ( al-ghaib ) adalah fondasi utama dalam Rukun Iman Islam, yang mencakup keimanan kepada Allah SWT, Malaikat, Kitab-kitab, Rasul, Hari Akhir, serta Qada dan Qadar . Ini adalah keyakinan mutlak kepada hal-hal yang tidak dapat dijangkau oleh panca indra, namun kebenarannya diwahyukan dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah.  Tentang beriman kepada yang ghaib, Allah  Subhanahu wa Ta’ala  berfirman di awal surat Al-Baqarah, الــم {1} ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ ِفيهِ هُدَى لِلْمُتَّقِينَ {2} الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ  يُنْفِقُونَ {3} وَالَّذِينِ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِاْلآخِرَةِ هُمْ يُوِقنُونَ {4} أُولَـئِكَ عَلَى هُدًى مِن رَبِّهِمْ وَأُولَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ Artinya : “ Alif lam mim. Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya; petunj...

Sanksi administratif Bagi ASN Pemprov Riau yang Tidak Melaporkan LHKPN

Sanksi administratif Bagi ASN Pemprov Riau yang Tidak Melaporkan LHKPN

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto 

Pekanbaru - Nuansamedianews - Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto dalam arahannya pada apel pagi dan halal bihalal Idul Fitri 1447 H/2026 ASN Pemprov Riau di halaman Kantor Gubernur Riau Senin (30/3/2026). memberikan peringatan keras kepada seluruh ASN agar patuh melaporkan pajak dan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dengan menyiapkan sanksi tegas bagi yang masih mengabaikan kewajiban tersebut.

Dijelaskan SF Hariyanto, masih ada pegawai dilingkungan Pemprov Riau yang belum memenuhi kewajiban pelaporan pajak dan LHKPN. Hal ini dinilai sebagai persoalan serius yang harus segera dituntaskan.

“Saya melihat laporan dari Inspektorat terhadap kepatuhan dalam laporan LHKPN dan pajak. Masih ada beberapa pegawai yang belum melapor. Ini adalah ketaatan kita, tidak ada sanksi, tapi akan saya buat,” ujarnya antusias.

SF Hariyanto menyatakan bahwa tanpa ketaatan, tata kelola pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik. Oleh karena itu, ia berencana menerapkan langkah tegas bagi pelanggar.

Sanksi administratif akan disiapkan untuk memastikan kepatuhan. Salah satu langkah yang diusulkannya adalah penahanan gaji bagi ASN yang tidak melapor.

“Saya minta 100 persen Pemprov Riau melaporkan LHKPN dan pajak,” ujarnya.

Selain isu kepatuhan, SF Hariyanto juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku sebagai ASN. Ia menilai citra pegawai negeri sangat bergantung pada tindakan sehari-hari.

“Kita harus menjaga tindak tanduk perbuatan kita yang mencerminkan PNS yang dilihat masyarakat Riau,” katanya.

Momentum apel pagi sekaligus halal bihalal Idul Fitri 1447 H di halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (30/3/2026) juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antar pegawai. Kegiatan ini baru terlaksana karena adanya kebijakan WFA saat hari raya.

“Alhamdulillah kita sudah melaksanakan halal bihalal hari ini di minggu keempat bulan Maret. Lebaran tanggal 21 kita masih WFA, jadi kita melaksanakan sekarang,” jelasnya.

Menutup arahannya, SF Hariyanto berharap seluruh ASN tetap menjaga kesehatan dan semangat kerja. Ia ingin budaya disiplin dan kepatuhan terus ditingkatkan.

“Saya berharap semua kita jaga kekompakan dan kesehatan,” tutupnya.(riki)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu