Penggerebekan Kampung Dalam, Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru berhasil Menyita Sabu seberat 240 gram, 875 butir Ekstasi, dan 50 butir Happy Five.

Penggerebekan Kampung Dalam, Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru berhasil Menyita Sabu seberat 240 gram, 875 butir Ekstasi, dan 50 butir Happy Five. 

PEKANBARU - Nuansamedianews - Penggerebekan di kawasan Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru berhasil menyita sabu seberat 240 gram, 875 butir ekstasi, dan 50 butir Happy Five. Selasa (5/5/2026) malam. 

Saat melakukan penggerebekan, Tim Opsnal Unit II yang dipimpin Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, tidak menemukan barang bukti. Padahal informasi yang diterima petugas di lokasi tersebut kerap dijadikan lokasi peredaran gelap narkoba. 

Setelah melakukan pengamatan petugas menemukan lokasi yang dicurigai, yakni tumpukan tanah timbun. Benar saja, setelah tanah timbun digali ditemukan sejumlah barang bukti yang disimpan dalam botol plastik .

"Dalam tumpukan tanah itu, kami menemukan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi serta psikotropika jenis Happy Five," kata AKP Noki Loviko. 

Total sabu yang diamankan seberat 240 gram, terdiri atas 15 paket plastik klip ukuran sedang seberat 223,9 gram dan 70 paket plastik klip kecil seberat 16,1 gram, 50 butir Happy Five, serta 875 butir ekstasi berbagai merek dan warna.

Ratusan butir ekstasi tersebut memiliki beragam logo, antara lain Heineken, Superman, WhatsApp, Kodok, Instagram, Kerang, Granat, Red Devil, dan Minion.

Seluruh barang bukti itu diamankan ke Mapolresta Pekanbaru untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. 

Ia menegaskan bahwa kawasan Kampung Dalam telah masuk dalam peta rawan peredaran narkotika di Kota Pekanbaru, sehingga menjadi fokus pengawasan intensif aparat kepolisian.(psy)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu

GEBRAKAN WALIKOTA PEKANBARU: MULAI DARI PENURUNAN PARKIR, PERSAMPAHAN, INFRASTRUKTUR DAN SOSIAL KEMASYARAKATAN