Hidup kekeluargaan dalam Islam

Gambar
Hidup kekeluargaan dalam Islam  Nuansamedianews.com - Hidup kekeluargaan dalam Islam adalah ikatan suci yang dibangun di atas dasar iman, kasih sayang, dan tanggung jawab untuk mencapai ketenangan hidup ( sakinah, mawaddah, wa rahmah ). Peran keluarga dalam Islam memiliki peran sentral dalam membentuk individu yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian yang tulus kepada anak-anaknya sekaligus berusaha menjadi teladan dalam menjalankan ibadah dan mengajarkan makna di baliknya. Hal ini menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak untuk berkembang dan belajar nilai-nilai agama dan moral yang baik. Akhlak yang telah diajarkan dalam keluarga tersebut juga harus diaplikasikan ke jenjang yang lebih tinggi seiring bertambahnya usia. Hal ini berarti bahwa tiap orang harus terus belajar dan mempraktikkan akhlak mulia dalam semua aspek kehidupannya, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dilansir dari l...

Penjabat Bupati Kampar Menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional


 

Kampar Utara, Nuansa Media News

Penjabat (PJ) Bupati Kampar yang di wakili oleh Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Riadel Fitri.SP.M.Si menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional di Lapangan Pondok Pesantren Assalam Desa Naga Beralih Kecamatan Kampar Utara. Kamis (19/10).


Turut hadir dalam acara ini di antaranya Kemenag Kab. Kampar Ahmad Fuadi.SH.M.Ab, Kepala Pondok Pesantren Assalam Dr.Muhammad Amin.S.Ag.M.Pd, Kepala MA Gusriony.S.Thi.M.Pd.M.Ag, Forkopimcam dan seluruh Santri Pondok Pesantren Assalam.


Dalam hal ini Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Riadel Fitri.SP.M.Si menyampaikan hari santri nasional diperingati tiap tanggal 22 Oktober Hari santri nasional dirayakan untuk memperingati peran besar para kaum ulama dan santri dalam perjuangan melawan penjajah demi meraih kemerdekaan Indonesia, hari santri nasional diperingati tiap tanggal 21 Oktober. Tahun ini, hari santri 2023 jatuh pada 22 Oktober.


Sejarah Hari Santri bermula dari fatwa 'Resolusi Jihad' yang disampaikan KH Hasyim Asy'ari. Pada 22 Oktober 1945, lahir perumusan fatwa 'Resolusi Jihad' di kalangan kiai pesantren yang dipimpin oleh KH Hasyim Asy'ari, yang berisi kewajiban berjihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan melawan pasukan penjajah.


Sejak ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada tahun 2015, Hari Santri diperingati setiap 22 Oktober. Peringatan Hari Santri antara lain dilakukan dengan menggelar upacara bendera.


Kementerian Agama telah menerbitkan edaran No SE 27 tahun 2022 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan Hari Santri 2022. Edaran ini antara lain mengatur bahwa upacara bendera Peringatan Hari Santri dilaksanakan serentak pada 22 Oktober 2023 dengan tema "Jihad Santri Jayakan Negeri".


Santri memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Para santri telah menunjukkan peran pentingnya dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, sosial, budaya, dan politik.


Dalam bidang pendidikan, para santri berperan sebagai agen perubahan dan pembaharu. Para santri telah banyak melahirkan tokoh-tokoh yang berkontribusi besar dalam memajukan pendidikan di Indonesia.


Dalam bidang sosial, para santri berperan sebagai pelopor dan penggerak pembangunan masyarakat. Para santri telah banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial, seperti membantu korban bencana alam, memberikan bantuan pendidikan, dan mengentaskan kemiskinan.(prot-dokpim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya