AJPLH Laporkan ke Mabes Polri Terkait Lambannya Penanganan Laporan di Polres Pelalawan

Gambar
  AJPLH Laporkan ke Mabes Polri Terkait Lambannya Penanganan Laporan di Polres Pelalawan  PELALAWAN - Nuansamedianews - Aliansi Jurnalis Pemerhati Lingkungan Hidup (AJPLH) menyatakan akan melaporkan lambannya penanganan laporan di Polres Pelalawan ke Mabes Polri. Langkah tersebut direncanakan sebagai upaya meminta kepastian hukum atas dua laporan yang telah disampaikan sejak 2025. Kamis (22/10/2026). Ketua Umum AJPLH, Soni, S.H., M.H., M.Ling., menilai perkembangan penanganan laporan yang dinilai berjalan panjang perlu mendapat perhatian serius. Pihaknya berharap proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur hukum acara pidana yang berlaku dan memberikan kejelasan kepada pelapor.  AJPLH Pertanyakan Perkembangan Laporan di Polres Pelalawan Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 29 Juni 2026 yang diterima AJPLH, penyidik Satreskrim Polres Pelalawan menyampaikan bahwa penyelidikan masih berjalan. Dalam surat tersebut, penyidik meny...

Menjelang Nataru Sekaligus Pengendalian Inflasi Daerah, Pemkab Kampar Melakukan Gerakan Pasar Murah di 7 Kecamatan Sebanyak 1.800 Paket

 

Bangkinang Kota - Nuansamedianews.com

Dalam rangka mengatasi gejolak inflasi dan naiknya harga barang menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar melakukan gerakan pangan murah subsidi dengan menjual bahan pangan murah di 7 (tujuh) Kecamatan sebanyak 1.800 paket yang hari ini di berikan kepada masyarakat Kecamatan Bangkinang Kota.


Demikian disampaikan oleh Pj Bupati Kampar diwakili oleh Sekda Kabupaten Kampar Hambali, SE.MBA,MH didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kampar Drs. Muhammad, M.Si, Camat Bangkinang Kota Minda, SH saat melakukan kegiatan gerakan pangan murah bersama masyarakat di Halaman Kantor Camat Bangkinang Kota, Senin (4/12/2023).


Dalam sambutannya Sekda Kampar Hambali menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi daerah dan juga merupakan langkah kita dalam menstabilkan harga menjelang Nataru agar tidak terjadinya gejolak harga pangan serta membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harga murah dari pasaran.


Ditambahkan Sekda Kampar, gerakan pangan murah ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang sudah mengirimkan data sesuai dengan kriteria yang telah di tetapkan seperti masyarakat miskin ekstrim, keluarga beresiko stunting, Penerima Program Keluarga Harapan ( PPKH) dan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).


Sementara itu, Kepala Dinas Ketahana Pangan Kabupaten Kampar Drs. Muhammad, M.Si mengatakan gerakan pangan murah bersubsidi ini kita lakukan di tujuh Kecamatan yakni Kecamatan Bangkinang Kota, XIII Koto Kampar, Tapung Hulu, Siak Hulu, Kampar Kiri, Kampa dan Tapung yang masing masing Kecamatan di sediakan 250 paket dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1.800 paket.


Selanjutnya Muhammad jelaskan dari pangan murah yang suda di paketkan diantaranya beras medium 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula kemasan 1 liter, cabe merah 1/2 kg, bawang merah 1/5 kg dan telur ayam 1 papan dengan harga Rp. 185.000 kemudian diberikan subsidi sebesar Rp 50.000, jadi 1 paket untuk 1 Kepala Keluarga dengan estimasi harga Rp. 135.000 perpaket (Marthagon)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.