AJPLH Laporkan ke Mabes Polri Terkait Lambannya Penanganan Laporan di Polres Pelalawan

Gambar
  AJPLH Laporkan ke Mabes Polri Terkait Lambannya Penanganan Laporan di Polres Pelalawan  PELALAWAN - Nuansamedianews - Aliansi Jurnalis Pemerhati Lingkungan Hidup (AJPLH) menyatakan akan melaporkan lambannya penanganan laporan di Polres Pelalawan ke Mabes Polri. Langkah tersebut direncanakan sebagai upaya meminta kepastian hukum atas dua laporan yang telah disampaikan sejak 2025. Kamis (22/10/2026). Ketua Umum AJPLH, Soni, S.H., M.H., M.Ling., menilai perkembangan penanganan laporan yang dinilai berjalan panjang perlu mendapat perhatian serius. Pihaknya berharap proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur hukum acara pidana yang berlaku dan memberikan kejelasan kepada pelapor.  AJPLH Pertanyakan Perkembangan Laporan di Polres Pelalawan Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 29 Juni 2026 yang diterima AJPLH, penyidik Satreskrim Polres Pelalawan menyampaikan bahwa penyelidikan masih berjalan. Dalam surat tersebut, penyidik meny...

Bocah Berusia 9 Tahun Tenggelam di Sungai Kampar.



PEKANBARU - Nuansamedianews.Tim Basarnas Pekanbaru mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia berupa anak-anak tenggelam di Sungai Kampar, Dusun Tanjung Desa Sawah, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Jumat (2/2/2024). Korban merupakan seorang anak-anak bernama Caisar berusia 9 tahun.

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, diketahuinya ada anak-anak yang tenggelam tersebut saat pihaknya mendapatkan laporan dari pihak BPBD Kampar. Di mana peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

“Kami mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia berupa anak-anak tenggelam di Sungai Kampar. Begitu mendapat laporan tim langsung turun menuju lokasi,” katanya.

Dilanjutkan Budi, untuk lokasi kejadian dari pos SAR Pekanbaru diperkirakan berjarak 43 Km dengan titik koordinat 0°22'25.8"N 101°04'52.8"E. Sementara laporan kondisi cuaca dilapangan cerah.

“Tim Basarnas tiba dilokasi sekitar pukul 14.30 WIN dan langsung melakukan pencarian korban. 

Dalam melakukan upaya pencarian tersebut, pihaknya mengarahkan delapan orang personil dengan dibantu beberapa peralatan seperti resceu truk, resceu car, Aqua eye, pal medis dan juga pal alnav.(*****)

Sumber (Mc Riau/Ms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.