Dandim 0402/OKI Dampingi Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Panen Raya TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Gambar
  Dandim 0402/OKI Dampingi Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Panen Raya TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional OKI - Nuansamedianews -  Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H. mendampingi Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. dalam kegiatan Panen Raya TNI dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang digelar di Desa Jukdadak, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (17/7/2026). Kegiatan panen raya tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui video conference (Vicon). Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan para petani dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai salah satu program strategis nasional. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam II/Sriwijaya bersama Dandim 0402/OKI serta unsur Forkopimda dan para tamu undangan mengikuti jalannya Vicon Pres...

Total Luas Lahan Terbakar di Riau 19,10 Hektare Sejak Januari-Februari.

 

PEKANBARU - Nuansamedianews, Terhitung sejak Januari hingga minggu keempat Februari 2024, tercatat sudah 19,10 hektare (Ha) luas lahan terbakar di Provinsi Riau. Luas lahan terbakar tersebut diklaim jauh menurun jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023. 

Hal itu karena tahun lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau lebih awal menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Riau pada Februari, mengingat beberapa daerah sudah dilanda kebakaran, dan dua kabupaten menetapkan status siaga. 

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, M Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan, Jim Gafur. 

"Sampai saat ini luas lahan terbakar seluas 19,10 Ha. Itu data mulai Januari hingga akhir Februari ini. Jika kita lihat luas lahan kebakaran tersebut jauh menurun dibandingkan tahun lalu di periode yang sama," kata Jim Gafur. 

Karena itu, pihaknya terus memantau situasi di kabupaten kota. Jika memang kondisinya sudah musim kering, maka pihaknya akan menginformasikan ke kabupaten kota untuk segera menetapkan status siaga darurat Karhutla 2024.

"Sebab penetapan status siaga itu sebagai upaya antisipasi lebih awal. Karena sampai saat ini baru Kota Dumai yang sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla," sebutnya. 

Jim menyampaikan, 19,10 Ha luas lahan yang terbakar tersebut tersebar di beberapa daerah, yakni Kota Dumai 11,70 Ha, Pekanbaru 0,5 Ha, Kabupaten Bengkalis 4,30 Ha, Kepulauan Meranti 2 Ha, Siak 1 Ha, dan Kuansing 0,5 Ha. 

"Luasan lahan terbakar tersebut tersebar di 20 titik firespot. Terbanyak di Kota Dumai 11 titik firespot dan Kabupaten Bengkalis 5 firespot, sisanya satu titik. Sedangkan hotspot terpantau 58 titik," tandasnya.(****)

Sumber: (Mc Riau). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu