S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.

Gambar
S.Ajie Panatagama, Siap M aju untuk Menjadi  Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.   S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT Pekanbaru - Nuansamedianews - Kursi Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Riau untuk periode (2022 - 2027), yang dipimpin Oleh H.M Nasir yang telah menakhodai DPD ORGANDA Riau selama 3 (Tiga) periode sejak tahun 2012. Sesuai dengan AD/ART maka dalam hitungan bulan,  DPD Organda Riau akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) Xl untuk membahas laporan pertanggung jawaban kepengurusan sekaligus mempersiapkan proses pemilihan kandidat calon ketua DPD berikut perangkat kepengurusan organisasinya. Pasca akan berakhirnya masa jabatan Ketua Organda Provinsi Riau 2027 mendatang,  riak persaingan figur calon ketua baru  mulai bermunculan,  Salah satunya kandidat calon  adalah S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT, dinilai sudah banyak malang melintang disektor Perhubungan, yang saat ini sudah berstatus purna ...

OJK Riau Gelar Coaching Clinic Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) Bagi 38 PUJK di Riau

PEKANBARU - Nuansamedianews.com -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau hari ini menggelar Coaching Clinic Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) bagi 38 Perusahaan Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang berkantor pusat di Provinsi Riau. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan pemahaman PUJK dalam menggunakan APPK sebagai sarana untuk mengelola pengaduan konsumen secara efektif dan efisien.

Coaching Clinic APPK diikuti oleh perwakilan dari Bank Umum, BPR/S, Pergadaian Swasta, serta Bank Wakaf Mikro (BWM) di Riau.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Riau, dalam hal ini diwakili oleh Elvira Azwan, Deputi Direktur Pengawas LJK, Selasa (23/4/2024).

Hadir pula pada kegiatan tersebut Ketua Perbarindo Provinsi Riau, Bapak Indrahadi, serta beberapa pimpinan PUJK.

Dalam sambutannya, Elvira Azwan menyampaikan bahwa perlindungan konsumen merupakan salah satu pilar penting dalam industri jasa keuangan. OJK berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan pemahaman PUJK dalam mengelola pengaduan konsumen.

“Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong OJK untuk berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan perlindungan konsumen. Salah satu bentuk inovasi tersebut adalah dengan menghadirkan Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK),” ujar Elvira Azwan.

Lebih lanjut, Elvira Azwan menyatakan, dengan kegiatan coaching clinic, diharapkan para PUJK dapat memahami dengan lebih baik tentang manfaat APPK dan mampu mengimplementasikannya dengan optimal. APPK merupakan platform digital yang dapat digunakan oleh PUJK untuk mengelola pengaduan konsumen secara terpusat.

Meningkatkan Kapasitas PUJK dalam Melayani Konsumen Coaching Clinic APPK diisi dengan materi tentang ketentuan pelindungan konsumen sesuai POJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat Di Sektor Jasa Keuangan, dan nateri tentang Mekanisme Penanganan Pengaduan dan Sengketa di Sektor Jasa Keuangan.

OJK berharap dengan kegiatan ini, PUJK di Riau dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuannya dalam menggunakan APPK, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen.

“OJK akan terus mendorong PUJK untuk meningkatkan kualitas layanannya, termasuk dalam hal penyelesaian pengaduan konsumen. Kami yakin bahwa dengan sinergi antara OJK dan PUJK, hak-hak konsumen di sektor jasa keuangan dapat terlindungi dengan lebih baik,” ujar Elvira Azwan.

Meningkatkan Literasi dan Pemahaman Konsumen OJK tidak hanya mendorong PUJK untuk meningkatkan kualitas layanannya, tetapi juga terus berupaya meningkatkan literasi dan pemahaman konsumen tentang hak serta kewajiban sebagai konsumen SJK.

OJK Riau bersinergi dengan para pemangku kepentingan telah melakukan berbagai edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan literasi serta pemahaman konsumen SJK.(rilis)




Sumber (Mc Riau)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu