Hidup kekeluargaan dalam Islam

Gambar
Hidup kekeluargaan dalam Islam  Nuansamedianews.com - Hidup kekeluargaan dalam Islam adalah ikatan suci yang dibangun di atas dasar iman, kasih sayang, dan tanggung jawab untuk mencapai ketenangan hidup ( sakinah, mawaddah, wa rahmah ). Peran keluarga dalam Islam memiliki peran sentral dalam membentuk individu yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian yang tulus kepada anak-anaknya sekaligus berusaha menjadi teladan dalam menjalankan ibadah dan mengajarkan makna di baliknya. Hal ini menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak untuk berkembang dan belajar nilai-nilai agama dan moral yang baik. Akhlak yang telah diajarkan dalam keluarga tersebut juga harus diaplikasikan ke jenjang yang lebih tinggi seiring bertambahnya usia. Hal ini berarti bahwa tiap orang harus terus belajar dan mempraktikkan akhlak mulia dalam semua aspek kehidupannya, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dilansir dari l...

Debat Pertama Paslon Gubri Digelar 29 Oktober, Keamanan Diperketat

Debat Pertama Paslon Gubri Digelar 29 Oktober, Keamanan Diperketat

Ilustrasi 


PEKANBARU - Nuansamedianews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau mengubah jadwal debat Paslon Gubernur Riau (Gubri) 2024 yang semula tanggal 27 Oktober menjadi 29 Oktober 2024.

"Karena kita menyesuaikan dengan prime timenya Kompas TV. Itu pun atas permintaan Paslon, maka kita geser pada hari Selasa tanggal 29 Oktober pukul 19:00 WIB hingga pukul 21:00 WIB di SKA Co-Ex, Kota Pekanbaru,’’ kata anggota KPU Riau Nugroho Notosusanto, Ahad (27/10/2024).

"Jadi masyarakat Riau yang ingin menyaksikan debat bisa mengakses kanal youtube KPU atau nonton Kompas TV mulai pukul 19:00 WIB," ucapnya.

Tentang pergeseran acara tersebut menurut Nugi telah disepakati oleh Paslon Gubernur dan mereka menyatakan siap hadir, namun jika ada Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur yang tidak bisa hadir harus menyampaikannya ke KPU dengan menyampaikan surat keterangan.

‘’Kalau berhalangan hadir sakit misalnya harus ada surat keterangan dari dokter, kalau ibadah umroh misalnya ada keterangan dari pihak terkait,’’ ujarnya.

Lanjut Nugi untuk debat yang bertema "Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance) oleh pembangunan daerah yang inklusif" yang ikut debat Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur tidak dipisah seperti debat Capres yang lalu, namun nanti pertanyaan bisa mengarah kepada keduanya," jelas Nugi.

Untuk debat kedua tambah Nugi akan digelar pada 17 November dan akan disiarkan secara langsung oleh TVRI.

Untuk menghindari peristiwa bentrok antar pendukung seperti pencabutan nomor urut Paslon Gubernur lalu, KPU Riau menerapkan kebijakan seperti membatasi jumlah pendukung Paslon Gubernur dan pendukung dilarang membawa atribut Paslon Gubernur.

"Paling banyak salah satu Paslon membawa pendukung saat debat 75 orang," ucapnya.

Selain itu KPU juga meminta penambahan personil kepolisian untuk mengamankan acara tersebut.

‘’Jumlahnya saya belum dapat berapa personil, namun lebih banyak dari saat acara pencabutan nomor urut Paslon Gubernur yang lalu," ujarnya.

Paslon Gubernur Riau yang akan mengikuti debat perdana adalah nomor urut 1,  Abdul Wahid-SF Hariyanto, nomor urut 2, M Nasir-Muhammad Wardan dan nomor urut 3 Syamsuar- Mawardi M Saleh.(***)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya