S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.

Gambar
S.Ajie Panatagama, Siap M aju untuk Menjadi  Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.   S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT Pekanbaru - Nuansamedianews - Kursi Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Riau untuk periode (2022 - 2027), yang dipimpin Oleh H.M Nasir yang telah menakhodai DPD ORGANDA Riau selama 3 (Tiga) periode sejak tahun 2012. Sesuai dengan AD/ART maka dalam hitungan bulan,  DPD Organda Riau akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) Xl untuk membahas laporan pertanggung jawaban kepengurusan sekaligus mempersiapkan proses pemilihan kandidat calon ketua DPD berikut perangkat kepengurusan organisasinya. Pasca akan berakhirnya masa jabatan Ketua Organda Provinsi Riau 2027 mendatang,  riak persaingan figur calon ketua baru  mulai bermunculan,  Salah satunya kandidat calon  adalah S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT, dinilai sudah banyak malang melintang disektor Perhubungan, yang saat ini sudah berstatus purna ...

Handphone Petugas Lapas Bengkalis Diperiksa, Untuk Antisipasi judi Online.

Bengkalis - Nuansamedianews.com - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis dikejutkan dengan pemeriksaan telepon genggam. Pemeriksaan mendadak untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan telepon genggam khususnya untuk permainan judi online.

Hal tersebut disampaikan Kelapa Lapas Kelas IIA Bengkalis, Muhammad Lukman, Senin (4/11/24). Menurut dia, pemeriksaan telepon seluler yang dilakukan petugas merupakan upaya untuk mendisiplinkan petugasnya agar tidak melanggar kode etik lembaga pemasyarakatan.

“Ini bentuk tindakan tegas. Kami tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran, termasuk perjudian online,” kata Lukman. 

Pemeriksaan telepon seluler petugas lapas dilakukan secara menyeluruh tanpa terkecuali. Mantan Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Pekanbaru ini juga menyatakan komitmennya untuk membersihkan lingkungan Lapas Bengkalis dari segala bentuk praktik ilegal yang dapat mencoreng nama lembaga.

“Kegiatan ini kami lakukan secara terus menerus hingga waktu yang tidak ditentukan,” kata Lukman.

Pemeriksaan telepon genggam ini tidak menemukan petugas lapas yang terindikasi bermain judi online. Namun Lukmam menegaskan, jika ditemukan bukti keterlibatan maka dipastikan akan ada sanksi tegas yang diberikan. Baik sanksi administratif maupun tindakan yang lebih tegas.

Lapas juga memperketat pengawasan dan meningkatkan program pelatihan internal untuk memastikan seluruh petugas menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

“Petugas akan terus kami ingatkan. Jika ada pelanggaran akan ada sanksinya,” kata Lukman lagi.(***)




Source (Mc Riau)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu