Habib Ahmad Al Habsyi Hadir di Lapas Tanjung Raja, Safari Dakwah Ajak Warga Binaan Perkuat Iman dan Akhlak

Gambar
  Habib Ahmad Al Habsyi Hadir di Lapas Tanjung Raja, Safari Dakwah Ajak Warga Binaan Perkuat Iman dan Akhlak OKI – Nuansamedianews - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Raja menggelar kegiatan Safari Dakwah bersama Komunitas Riau Indonesia Mengaji dengan menghadirkan Habib Ahmad Al Habsyi, Jumat (10/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Kelas IIA Tanjung Raja, Yhoga Aditya Ruswanto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Acara turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) atau pejabat yang mewakili, jajaran instansi pemerintah, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. Mengusung tema "Waqaf One Family One Qur'an", kegiatan ini bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur...

Pj Bupati Launching Buku Kurikulum Muatan Lokal Kampar, Pertama di Riau.

 Pj Bupati Launching Buku Kurikulum Muatan Lokal Kampar, Pertama di Riau.


KAMPARNuansamedianews -  Dalam upaya langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kampar  memperkuat identitas lokal melalui pendidikan, dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan potensi daerah ke dalam kurikulum sekolah, Penjabat (Pj) Bupati Kampar, Hambali SE MBA MH, secara resmi membuka acara sosialisasi dan Launching Buku kurikulum muatan lokal Kabupaten Kampar.

Pj Bupati Kampar menyampaikan buku muatan lokal Budaya Melayu Riau (BMR) Kampar ini merupakan yang pertama kali melaunching buku muatan lokal BMR Kampar di Provinsi Riau dan juga upaya internalisasi dari misi kabupaten Kampar yaitu memperkuat citra Kampar sebagai serambi Mekkah-nya Riau yang berakhlak, beradat, dan berbudaya.

"Buku Muatan Lokal Budaya Melayu Riau, Kampar ini di dalamnya terkandung semua khazanah Budaya Melayu Riau yang menjadi pedoman bagi para Guru dalam melakukan pembelajaran dalam mata pelajaran BMR Kampar,"ujarnya.

Penerbitan buku ini sesuai dengan keinginan bersama berdasarkan Peraturan Bupati Kampar No.16 tahun 2024 tentang pelaksanaan pembelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu Riau di Kabupaten Kampar.

Kemudian ia menjelaskan, sejalan dengan itu juga didukung oleh Peraturan Gubernur nomor Kpts.7429/X/2023 tentang kurikulum muatan lokal Budaya Melayu Riau pada Pendidikan menengah di Provinsi Riau dan Peraturan Gubernur Riau Nomor 45 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu Riau. .

“Buku kurikulum muatan lokal ini tidak hanya menjadi pedoman bagi guru dan siswa, tetapi juga menjadi salah satu sarana untuk melestarikan warisan budaya, memperkenalkan keunggulan daerah, serta membentuk karakter generasi muda Kampar yang unggul dan berdaya saing,” ujar Hambali.

Buku kurikulum muatan lokal ini dirancang khusus dengan melibatkan para ahli, pendidik, serta tokoh masyarakat untuk memastikan materi yang disusun sesuai dengan kebutuhan daerah dan relevan dengan perkembangan zaman.

"Adapun muatan lokal yang dimasukkan meliputi pelajaran tentang adat istiadat, bahasa daerah, seni, budaya, hingga potensi ekonomi lokal seperti pertanian dan UMKM,"terangnya.

Pj Bupati berharap, dengan diluncurkannya buku kurikulum muatan lokal ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap dapat menciptakan pendidikan yang berbasis karakter, budaya, dan kearifan lokal, sehingga Kampar dapat terus maju dengan tetap menjaga akar budaya yang menjadi identitasnya. 

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Rektor Universitas Lancang Kuning Prof Dr junaidi SSM Ham, sejumlah pejabat daerah, kepala sekolah, guru. Selama kegiatan, peserta diberikan pemaparan mendalam tentang isi buku kurikulum tersebut serta cara implementasinya dalam proses pembelajaran di sekolah.(don)

 

 

Source (Mc Riau)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu