Hidup kekeluargaan dalam Islam

Gambar
Hidup kekeluargaan dalam Islam  Nuansamedianews.com - Hidup kekeluargaan dalam Islam adalah ikatan suci yang dibangun di atas dasar iman, kasih sayang, dan tanggung jawab untuk mencapai ketenangan hidup ( sakinah, mawaddah, wa rahmah ). Peran keluarga dalam Islam memiliki peran sentral dalam membentuk individu yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian yang tulus kepada anak-anaknya sekaligus berusaha menjadi teladan dalam menjalankan ibadah dan mengajarkan makna di baliknya. Hal ini menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak untuk berkembang dan belajar nilai-nilai agama dan moral yang baik. Akhlak yang telah diajarkan dalam keluarga tersebut juga harus diaplikasikan ke jenjang yang lebih tinggi seiring bertambahnya usia. Hal ini berarti bahwa tiap orang harus terus belajar dan mempraktikkan akhlak mulia dalam semua aspek kehidupannya, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dilansir dari l...

Korban Tenggelam jadi 4 Orang, Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Kabin.

Korban Tenggelam jadi 4 Orang, Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Kabin.

Pelalawan - NuansaMediaNews - Peristiwa Truk tenggelam di Sungai Segati,Langgam Pelalawan. Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap korban.

Pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 21.00 Wib, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban Maranta Zendrato dari dalam kabin pengemudi, dan dibawa ke klinik PT NWR. Korban diketahui merupakan supir truk dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. 

“Sampai saat ini korban yang belum ditemukan sebanyak 11 orang. Sementara yang meninggal empat orang,” kata Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi, Minggu (23/2/2025).

Sementara Tim SAR Gabungan telah melakukan upaya penandaan dan pengikatan terhadap truk Colt Diesel yang saat masih berada di dalam sungai. 

“Pencarian korban tadi malam pukul 23.45 WIB dihentikan sementara karena menimbang situasi kondisi dilapangan dan dilanjutkan kembali pada hari ini,” jelasnya.

Sebelumnya truk milik PT ERB saat itu sedang mengangkut 32 karyawan termasuk anak-anak tersebut masuk ke sungai Segati, di areal konsesi HTI PT Nusa Wana Raya (NWR). 

Berdasarkan keterangan pihak PT, NWR, Abdul Hadi, sejumlah karyawan tersebut hendak berbelanja ke Desa Segati. Mereka tidak sedang bekerja dan libur. 

"Para penumpang saat itu posisi tidak melakukan aktivitas pekerjaan atau libur bekerja. Mereka melakukan perjalanan untuk berbelanja di Desa Segati," kata Abdul Hadi.

Waktu kejadian, beberapa korban dewasa dan anak-anak ditemukan selamat. Sementara belasan korban lainnya dinyatakan hilang.

"Saat ini seluruh korban sudah kita tangani di klinik perusahaan dan jika dibutuhkan tindakan medis lanjutan akan kita rujuk ke RS terdekat," ungkapnya.

Sedangkan penyebab kecelakaan tersebut terjadi diduga akibat sopir mengantuk sehingga mobil masuk ke dalam sungai.(don)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya