Habib Ahmad Al Habsyi Hadir di Lapas Tanjung Raja, Safari Dakwah Ajak Warga Binaan Perkuat Iman dan Akhlak

Gambar
  Habib Ahmad Al Habsyi Hadir di Lapas Tanjung Raja, Safari Dakwah Ajak Warga Binaan Perkuat Iman dan Akhlak OKI – Nuansamedianews - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Raja menggelar kegiatan Safari Dakwah bersama Komunitas Riau Indonesia Mengaji dengan menghadirkan Habib Ahmad Al Habsyi, Jumat (10/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Kelas IIA Tanjung Raja, Yhoga Aditya Ruswanto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Acara turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) atau pejabat yang mewakili, jajaran instansi pemerintah, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. Mengusung tema "Waqaf One Family One Qur'an", kegiatan ini bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur...

Pemkot Pekanbaru Siapkan Pelantikan Wali Kota Terpilih Setelah Hasil Putusan MK

Pemkot Pekanbaru Siapkan Pelantikan Wali Kota Terpilih Setelah Hasil Putusan MK


PEKANBARU - NuansaMediaNews.com Masyarakat dan Pemerintah Kota Pekanbaru tengah menunggu hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Pilkada Kota Pekanbaru yang akan disampaikan pada Selasa (4/2/2025) hari ini. 

Jika gugatan gugatan hasil Pilkada Kota Pekanbaru ditolak Mahkamah Konstitusi, maka pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih akan dilaksanakan pada 20 Februari mendatang.

Pelantikan akan dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih Riau, Abdul Wahid-SF Hariyanto, dan sejumlah kepala daerah lainnya di Riau.Demikian disampaikan Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Roni Rakhmat, Senin (3/2/2025). 

"Apabila gugatan tersebut memang ditolak oleh Mahkamah Konstitusi, maka pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, termasuk yang tidak bermasalah, akan dilaksanakan pada tanggal 20 Februari," kata Roni Rakhmat.

Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih melakukan persiapan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2025-2030. Bahkan pemerintah setempat telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Pemerintah Kota Pekanbaru, kata Roni, akan segera melakukan persiapan jika pelantikan memang dilaksanakan pada 20 Februari 2025.

"Jika gugatan tersebut ditolak MK, artinya KPU akan segera menggelar rapat pleno untuk memutuskan siapa yang akan terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota," ujarnya.

Selanjutnya, setelah KPU menetapkan walikota terpilih, DPRD Pekanbaru akan segera menggelar rapat paripurna. Setelah itu, Pemerintah Kota Pekanbaru mengusulkan kepada Gubernur Riau dan Menteri Dalam Negeri.

Menurutnya, proses untuk sampai pada tahap penunjukan membutuhkan waktu sekitar 12 hari. Jika memang ditolak Mahkamah Konstitusi, maka masih ada waktu sekitar dua minggu untuk mempersiapkan pelantikan.

Namun, jika Mahkamah Konstitusi menerima gugatan perselisihan Pilkada Kota Pekanbaru, pelantikan kepala daerah terpilih akan tertunda.urainya.(riki)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu