Ketua TP PKK Mukomuko Ani Tri Ratnawati Santuni Yatim dan Lansia di XIV Koto

Gambar
  Ketua TP PKK Mukomuko Ani Tri Ratnawati Santuni Yatim dan Lansia di XIV Koto Mukomuko - Nuansamedianews - Ketua TP PKK Kabupaten Mukomuko, Hj. Ani Tri Ratnawati, memberikan santunan kepada warga Kecamatan XIV Koto, Jumat (16/10/2026). Penyerahan bantuan pertama diberikan kepada anak yatim kembar Irfando dan Irfadi, warga Desa Lubuk Sanai II, Kecamatan XIV Koto. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim yang diasuh neneknya yang sudah lanjut usia. Sehabis itu, Hj. Ani Tri Ratnawati yang akrab disapa Nana Chairul Huda melanjutkan pemberian bantuan kepada lansia miskin ekstrem di Desa Tanjung Mulya, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko. Lansia tersebut juga saat ini dibawa ke RSUD Mukomuko untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut karena kondisi kesehatannya yang memprihatinkan. Kegiatan sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TP PKK Kabupaten Mukomuko terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya anak yatim dan lansia yang membutuhkan perhatian khusus....

Warga Kecamatan Rimbo Malintang Diterkam Buaya, Di Temuka Tewas Di Sungai Rokan

Warga Kecamatan Rimbo Malintang Diterkam Buaya, Di Temuka Tewas Di Sungai Rokan

Rokan Hilir - Nuansamedianews - Ditemukan tewas setelah diterkam buaya di aliran Sungai Rokan, Salah Seorang warga bernama Harianto alias Atan (22), nelayan asal Kelurahan Teluk Pulau Pulu, Kecamatan Rimba Melintang, Minggu (30/3) dini hari. Saat itu korban sedang mencari ikan untuk kebutuhan makanan sehari-hari.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni mengatakan peristiwa tragis ini terjadi saat korban bersama dua rekannya, Basri (30) dan Bustami (50), pergi mencari ikan di Sungai Rokan pada Sabtu (29/3) sore.

"Awalnya, korban dan dua temannya menggunakan sampan kayu untuk mencari ikan. Sekitar pukul 17.40 WIB, baling-baling sampan mereka mengalami kerusakan di tengah sungai. Saat korban turun ke air untuk memperbaikinya, tiba-tiba seekor buaya menerkamnya," ujar Isa kepada Tim Media Center Riau.

Menurut keterangan temannya, mereka sempat berusaha menarik korban dari terkaman buaya, namun tidak berhasil. Korban akhirnya tenggelam dan hilang di perairan.

"Warga yang mendapat laporan langsung melakukan pencarian bersama pihak kepolisian menggunakan lima unit sampan kayu," ucap Isa.

Kepada MC Riau, Isa menjelaskan, bahwa setelah pencarian sepanjang malam, jasad korban ditemukan sekitar pukul 03.30 WIB dalam kondisi mengenaskan, dengan tangan dan kaki yang sudah terputus.

"Kami telah berkoordinasi dengan keluarga korban. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan," kata Isa.

Isa mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar Sungai Rokan, mengingat masih adanya ancaman serangan buaya di wilayah tersebut.

"Minggu ini sudah 2 kali warga diterkam buaya, jadi warga harus hati-hati dan jangan sendirian saat mencari ikan. Kalau bisa dihindari saja wilayah yang menjadi habitat buaya," tegas Isa.(***)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.