Babinsa 402-11/Tl Selapan Gerak Cepat Tangani Karhutla di Pulo Beruang, 30 Hektare Lahan Terbakar

Gambar
  Babinsa 402-11/Tl Selapan Gerak Cepat Tangani Karhutla di Pulo Beruang, 30 Hektare Lahan Terbakar OKI – Nuansamedianews - Tim gabungan bergerak cepat melakukan groundcheck sekaligus penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Pulo Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis, 24 September 2026. Kegiatan tersebut dilakukan setelah terdeteksi adanya hotspot/firespot di wilayah Desa Pulo Beruang. Tim kemudian menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pemadaman terhadap titik api yang ditemukan. Hasil groundcheck menunjukkan terdapat lahan desa/masyarakat dengan luas sekitar 50 hektare, dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±30 hektare. Di lokasi masih ditemukan titik api yang disertai asap tebal. Dalam upaya penanganan, tim gabungan melibatkan 2 personel TNI, 10 personel RPK PT Dinamika serta 2 orang masyarakat. Tim juga didukung dengan 1 unit water tank dan 2 unit mesin pompa air, dengan sumbe...

Wali kota Pekanbaru Melarang Pihak Sekolah Melakukan Pungutan Uang Kepada Siswa Dengan Dalih Acara Perpisahan

Wali kota Pekanbaru Melarang Pihak Sekolah Melakukan Pungutan Uang Kepada Siswa Dengan Dalih Acara Perpisahan

Pekanbaru - Nuansamedianews - Wali kota Pekanbaru mengeluarkan pernyataan tegas, melarang pihak sekolah melakukan pungutan uang kepada siswa dengan dalih acara perpisahan. Kepada seluruh pihak sekolah di wilayahnya untuk tidak membebani siswa dengan biaya kegiatan perpisahan sekolah.

Penegasan ini disampaikan Agung Nugroho sebagai respons terhadap potensi praktik pembebanan biaya yang dinilai memberatkan orang tua siswa. Menurutnya  esensi dari kegiatan perpisahan sekolah tidak terletak pada kemewahan dan euforia yang berlebihan dengan menghabiskan banyak uang. Agung Nugroho berpendapat bahwa acara perpisahan dapat diselenggarakan dengan sederhana namun tetap berkesan bagi para siswa tanpa harus membebani mereka atau orang tua mereka dengan biaya yang tinggi.

"Sudah saya jelaskan dengan sangat jelas, jangan sampai ada lagi praktik pungutan biaya kepada anak-anak sekolah yang akan melaksanakan acara perpisahan," tegas Wali Kota Agung Nugroho pada Rabu (16/4/2025), menyampaikan larangan tersebut secara eksplisit kepada seluruh institusi pendidikan di Kota Pekanbaru.

Lebih lanjut, Agung Nugroho memberikan contoh konkret mengenai alternatif kegiatan perpisahan yang lebih sederhana dan bermakna. Beliau menyarankan agar sekolah dapat menyelenggarakan acara perpisahan di lingkungan sekolah sendiri dengan kegiatan-kegiatan yang tidak memerlukan biaya besar, seperti makan bersama atau kegiatan positif lainnya yang melibatkan seluruh siswa dan guru.

Wali Kota Agung Nugroho juga memberikan peringatan keras kepada pihak sekolah yang masih nekat menyelenggarakan acara perpisahan dengan menghambur-hamburkan uang dan membebani siswa dengan pungutan biaya. Beliau menegaskan bahwa tindakan tersebut akan dikenakan sanksi tegas dari Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Jika masih ada temuan di lapangan terkait pihak sekolah yang membuat kegiatan perpisahan dengan cara memfoya-foyakan uang dan membebani siswa dengan biaya, maka kepala sekolah yang bersangkutan akan segera kita copot dari jabatannya," pungkas Agung Nugroho.

Pernyataan tegas Wali Kota Pekanbaru ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan kepastian kepada orang tua siswa serta menjadi pedoman bagi seluruh sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan perpisahan yang tidak memberatkan. Langkah ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam memastikan akses pendidikan yang berkeadilan bagi seluruh warganya.
 
Dengan adanya larangan ini, diharapkan kegiatan perpisahan sekolah di Pekanbaru ke depannya dapat dilaksanakan dengan lebih sederhana, bermakna, dan fokus pada kebersamaan serta pelepasan siswa secara baik tanpa adanya beban biaya yang memberatkan bagi siswa dan keluarga.(dral)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya