Ketua TP PKK Mukomuko Ani Tri Ratnawati Santuni Yatim dan Lansia di XIV Koto

Gambar
  Ketua TP PKK Mukomuko Ani Tri Ratnawati Santuni Yatim dan Lansia di XIV Koto Mukomuko - Nuansamedianews - Ketua TP PKK Kabupaten Mukomuko, Hj. Ani Tri Ratnawati, memberikan santunan kepada warga Kecamatan XIV Koto, Jumat (16/10/2026). Penyerahan bantuan pertama diberikan kepada anak yatim kembar Irfando dan Irfadi, warga Desa Lubuk Sanai II, Kecamatan XIV Koto. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim yang diasuh neneknya yang sudah lanjut usia. Sehabis itu, Hj. Ani Tri Ratnawati yang akrab disapa Nana Chairul Huda melanjutkan pemberian bantuan kepada lansia miskin ekstrem di Desa Tanjung Mulya, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko. Lansia tersebut juga saat ini dibawa ke RSUD Mukomuko untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut karena kondisi kesehatannya yang memprihatinkan. Kegiatan sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TP PKK Kabupaten Mukomuko terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya anak yatim dan lansia yang membutuhkan perhatian khusus....

Erisman Yahya : Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun Pelajaran 2025-2026 dapat Melihat Jalur yang Lebih Besar Agar Lulus.

Erisman Yahya : Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun Pelajaran 2025-2026 dapat Melihat Jalur yang Lebih Besar Agar Lulus.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Riau, Erisman Yahya 

PEKANBARU - Nuansamedianews.com - Calon siswa yang ingin mendaftar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri tahun pelajaran 2025-2026 dapat melihat jalur yang lebih besar agar lulus.  Pendaftaran SPMB di Riau dapat diakses melalu laman https://pmb.riau.go.id.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Riau, Erisman Yahya mengatakan, jika Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah membuat pola SPMB yang dinilai sangat adil dan objektif agar siswa bisa melanjutkan sekolah. 

"SPMB ini ada empat jalur. Pertama jalur domisili kuota besar 30 persen, kedua jalur prestasi lebih besar lagi 35 persen, ketiga jalur afirmasi untuk siswa kurang mampu/disabilitas 30 persen, dan terakhir jalur mutasi 5 persen," ujar Erisman, Senin.

Karena itu, Erisman Yahya mengingatkan para calon siswa maupun orang tua dapat melihat peluang anaknya yang lebih besar di jalur mana. Apakah itu domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. 

"Itu kan yang tau siswa maupun orang tua siswa. Misalnya dia ingin masuk sekolah A, yang kebetulan masuk domisili, tentu peluang masuknya cukup besar. Apalagi ditambah lagi nilainya bagus tentu peluangnya lebih besar lagi. Sebaliknya jika dia ingin masuk sekolah B, namun tidak masuk domisili maka jalur apa yang bisa masuk, tentu jalur prestasi. Apakah itu prestasi akademik maupun non akademik. Coba lihat nilai anaknya memungkinkan tidak masuk sekolah B dengan jalur prestasi," terangnya. 

"Makanya perlu kami ingat, siswa dan orang tua bisa melihat potensi jalur mana yang berpeluang diterima dan lulus. Jadi jangan khawatir, karena kuota kita mencukupi sebenarnya. Asalkan orang tua maupun siswa memaksakan diri untuk masuk sekolah A namun tidak memenuhi jalurnya. Itu yang jadi masalah, anak ingin masuk sekolah tertentu namun tidak masuk jalurnya," imbuhnya. 

Untuk diketahui, pra pendaftaran SPMB SMA/SMK negeri di Riau dimulai 21-24 Juni 2025 dengan aktivasi akun, input dan upload dokumen. Kemudian 24-29 Juni dimulai pendaftaran dan pemilihan sekolah. 

Setelah tahapan pendaftaran, pada 24–30 Juni akan dilakukan verifikasi berkas oleh pihak sekolah. Lalu dilanjutkan 1 Juli dengan tahapan seleksi dan rekonsiliasi data pendaftaran.

Sedangkan 2 Juli pukul 10.00 WIB akan diumumkan hasil penetapan siswa baru. Kemudian 2–5 Juli, siswa yang diterima dapat melakukan daftar ulang.(rki m)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.