Hidup kekeluargaan dalam Islam

Gambar
Hidup kekeluargaan dalam Islam  Nuansamedianews.com - Hidup kekeluargaan dalam Islam adalah ikatan suci yang dibangun di atas dasar iman, kasih sayang, dan tanggung jawab untuk mencapai ketenangan hidup ( sakinah, mawaddah, wa rahmah ). Peran keluarga dalam Islam memiliki peran sentral dalam membentuk individu yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian yang tulus kepada anak-anaknya sekaligus berusaha menjadi teladan dalam menjalankan ibadah dan mengajarkan makna di baliknya. Hal ini menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak untuk berkembang dan belajar nilai-nilai agama dan moral yang baik. Akhlak yang telah diajarkan dalam keluarga tersebut juga harus diaplikasikan ke jenjang yang lebih tinggi seiring bertambahnya usia. Hal ini berarti bahwa tiap orang harus terus belajar dan mempraktikkan akhlak mulia dalam semua aspek kehidupannya, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dilansir dari l...

Bintang Emas Cahaya Intan 2023 Keluar Sebagai Juara Baru, di Laga Final Festival Pacu Jalur Tingkat Nasional 2025

Bintang Emas Cahaya Intan 2023 Keluar Sebagai Juara Baru, di Laga Final Festival Pacu Jalur Tingkat Nasional 2025


KUANSING - NuansamedianewsTuah Datuk Keramat Imbang di Alam bertemu Bintang Emas Cahaya Intan 2023 di Laga final Festival Pacu Jalur tingkat nasional 2025 berlangsung sengit di tepian sungai Narosa.

Bintang Emas Cahaya Intan 2023 keluar sebagai juara baru, berhasil mencapai garis finish terlebih dahulu dan berhak mengangkat piala bergilir dari Menteri Pariwisata.

Perjalanan ke final, Bintang Emas Cahaya Intan 2023 menumbangkan Panglimo Rimbo Piako di semifinal.Sementara Tuah Datuk Keramat Imbang di Alam, utusan dari Inhu, memastikan tiket ke final usai menaklukkan Buayo Danau di pancang enam. Namun, di babak puncak, mereka harus puas di posisi runner-up.

Perebutan posisi ketiga juga tak kalah menarik. Panglimo Rimbo Piako berhasil mengalahkan Buayo Danau dan mengunci tempat ketiga.

Meski finis di posisi keempat, Buayo Danau mencatat prestasi mengejutkan, selalu kalah di empat rayon sebelumnya, namun mampu tembus empat besar di tingkat nasional.

Festival ini turut disaksikan langsung oleh Bupati Kuansing, Suhardiman Amby yang hadir sejak hari pertama hingga semifinal.

Dalam himbauannya dari tribun utama, ia mengajak seluruh pendukung untuk menjaga ketertiban dan keamanan, mengingat pacu jalur adalah event budaya, bukan sekadar pertandingan.

“Kita lebih mengedepankan rasa persaudaraan dan gotong royong. Ini adalah perlombaan budaya orang Kuansing. Mari kita hormati adat dan hasil pertandingan,” ujar Suhardiman, Ahad (24/8/2025).

Bupati Kuansing ini juga mengharapkan seluruh pendukung, baik yang menang maupun kalah, menerima hasil Festival Pacu Jalur 2025 dengan lapang dada, demi menjaga nilai-nilai budaya dan sportivitas.(alvi)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya