S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.

Gambar
S.Ajie Panatagama, Siap M aju untuk Menjadi  Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.   S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT Pekanbaru - Nuansamedianews - Kursi Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Riau untuk periode (2022 - 2027), yang dipimpin Oleh H.M Nasir yang telah menakhodai DPD ORGANDA Riau selama 3 (Tiga) periode sejak tahun 2012. Sesuai dengan AD/ART maka dalam hitungan bulan,  DPD Organda Riau akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) Xl untuk membahas laporan pertanggung jawaban kepengurusan sekaligus mempersiapkan proses pemilihan kandidat calon ketua DPD berikut perangkat kepengurusan organisasinya. Pasca akan berakhirnya masa jabatan Ketua Organda Provinsi Riau 2027 mendatang,  riak persaingan figur calon ketua baru  mulai bermunculan,  Salah satunya kandidat calon  adalah S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT, dinilai sudah banyak malang melintang disektor Perhubungan, yang saat ini sudah berstatus purna ...

PWI Banten Minta Kepolisian Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Wartawan.

PWI Banten Minta Kepolisian Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Wartawan.


Banten - NuansamedianewsPengeroyokan yang dialami Wartawan saat meliput penyegelan pabrik PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Cikande, Kabupaten Serang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten meminta kepolisian mengusut tuntas kekerasan terhadap para jurnalis.

"Kami mendesak kepolisian setempat dapat mengungkap dan menangkap pelaku kekerasan yang dilakukan petugas keamanan PT GRS itu," kata Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid dilansir dari laman antara Kamis.

Kekerasan terhadap wartawan, sama sekali tidak bisa dibenarkan, sebab mereka tugas di lapangan dilindungi Undang-Undang Pers.

Para wartawan yang mengalami kekerasan itu saat penyegelan pabrik PT GRS dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kamis (21/8).

Oleh karena itu, pihaknya mengutuk dan mengecam atas pengeroyokan yang dilakukan pihak keamanan PT GRS.Selain itu juga kekerasan yang dialami wartawan agar secepatnya diproses kepolisian.

Sebab, insiden ini melukai semangat kebebasan pers dan wartawan di Banten berduka atas kekerasan tersebut.

Bahkan, beberapa wartawan tersebut luka - luka akibat kekerasan dan dilakukan pengobatan di rumah sakit.

"Kami minta teman-teman wartawan bersatu dan menyuarakan perlawanan terhadap aksi kekerasan itu," katanya menjelaskan.

Ketua PWI Kabupaten Lebak RA Sudrajat mengatakan pihaknya prihatin atas pengeroyokan yang dilakukan petugas keamanan pabrik PT GRS hingga beberapa wartawan mengalami luka - luka.

Dengan demikian, kasus kejadian yang menimpa wartawan tidak terulang lagi di Banten. Mereka wartawan itu bagian pilar demokrasi dan dilindungi UU Pers

"Kami berharap kepolisian secepatnya memproses pelaku kekerasan itu secara hukum," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu