Hidup kekeluargaan dalam Islam

Gambar
Hidup kekeluargaan dalam Islam  Nuansamedianews.com - Hidup kekeluargaan dalam Islam adalah ikatan suci yang dibangun di atas dasar iman, kasih sayang, dan tanggung jawab untuk mencapai ketenangan hidup ( sakinah, mawaddah, wa rahmah ). Peran keluarga dalam Islam memiliki peran sentral dalam membentuk individu yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian yang tulus kepada anak-anaknya sekaligus berusaha menjadi teladan dalam menjalankan ibadah dan mengajarkan makna di baliknya. Hal ini menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak untuk berkembang dan belajar nilai-nilai agama dan moral yang baik. Akhlak yang telah diajarkan dalam keluarga tersebut juga harus diaplikasikan ke jenjang yang lebih tinggi seiring bertambahnya usia. Hal ini berarti bahwa tiap orang harus terus belajar dan mempraktikkan akhlak mulia dalam semua aspek kehidupannya, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dilansir dari l...

Memasuki Musim Penghujan, Masyarakat Kota Pekanbaru Waspada Terhadap Potensi Banjir.

Memasuki Musim Penghujan, Masyarakat Kota Pekanbaru Waspada Terhadap Potensi Banjir. 

Ilustrasi

Pekanbaru NuansamedianewsBerdasarkan hasil pemetaan tim BPBD Kota Pekanbaru, ada sejumlah wilayah yang tergolong rawan banjir, terutama di sekitar aliran sungai.Memasuki musim penghujan, masyarakat Kota Pekanbaru diminta waspada terhadap potensi banjir. 

Tiga kelurahan di Kecamatan Rumbai tercatat sebagai kawasan paling rawan yang kerap terdampak luapan Sungai Siak, yakni Palas, Sri Meranti, dan Meranti Pandak.

Selain itu, beberapa titik rawan lainnya tersebar di Kelurahan Sialang Munggu (Kecamatan Tuah Madani), Kelurahan Sail dan Sialang Sakti (Kecamatan Tenayan Raya), Kelurahan Sungai Sibam (Kecamatan Bina Widya), serta Kelurahan Perhentian Marpoyan dan Sidomulyo Timur (Kecamatan Marpoyan Damai).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan sekaligus pemantauan di lapangan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mengantisipasi dampak banjir.

“Kami tidak hanya melakukan pemantauan dan pemetaan, tapi juga mengajak kerjasama semua pihak dalam mengantisipasi banjir,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).

Menurut Iwa, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai harus lebih waspada seiring perubahan cuaca di bulan September.

“Kami imbau agar kesiapsiagaan ditingkatkan, terutama di kawasan aliran Sungai Sail dan Sungai Siak,” terangnya.

Selain kawasan permukiman, BPBD juga memberi perhatian pada ruas jalan yang kerap tergenang. Untuk itu, BPBD berkoordinasi dengan dinas terkait melakukan pengerukan dan normalisasi sungai di titik-titik rawan.

“Walau sungai sudah dilakukan normalisasi, masyarakat harus tetap waspada. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait,” imbuh Iwa.(***)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya