Dandim 0402/OKI Dampingi Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Panen Raya TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Gambar
  Dandim 0402/OKI Dampingi Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Panen Raya TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional OKI - Nuansamedianews -  Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H. mendampingi Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. dalam kegiatan Panen Raya TNI dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang digelar di Desa Jukdadak, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (17/7/2026). Kegiatan panen raya tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui video conference (Vicon). Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan para petani dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai salah satu program strategis nasional. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam II/Sriwijaya bersama Dandim 0402/OKI serta unsur Forkopimda dan para tamu undangan mengikuti jalannya Vicon Pres...

Memasuki Musim Penghujan, Masyarakat Kota Pekanbaru Waspada Terhadap Potensi Banjir.

Memasuki Musim Penghujan, Masyarakat Kota Pekanbaru Waspada Terhadap Potensi Banjir. 

Ilustrasi

Pekanbaru NuansamedianewsBerdasarkan hasil pemetaan tim BPBD Kota Pekanbaru, ada sejumlah wilayah yang tergolong rawan banjir, terutama di sekitar aliran sungai.Memasuki musim penghujan, masyarakat Kota Pekanbaru diminta waspada terhadap potensi banjir. 

Tiga kelurahan di Kecamatan Rumbai tercatat sebagai kawasan paling rawan yang kerap terdampak luapan Sungai Siak, yakni Palas, Sri Meranti, dan Meranti Pandak.

Selain itu, beberapa titik rawan lainnya tersebar di Kelurahan Sialang Munggu (Kecamatan Tuah Madani), Kelurahan Sail dan Sialang Sakti (Kecamatan Tenayan Raya), Kelurahan Sungai Sibam (Kecamatan Bina Widya), serta Kelurahan Perhentian Marpoyan dan Sidomulyo Timur (Kecamatan Marpoyan Damai).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan sekaligus pemantauan di lapangan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mengantisipasi dampak banjir.

“Kami tidak hanya melakukan pemantauan dan pemetaan, tapi juga mengajak kerjasama semua pihak dalam mengantisipasi banjir,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).

Menurut Iwa, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai harus lebih waspada seiring perubahan cuaca di bulan September.

“Kami imbau agar kesiapsiagaan ditingkatkan, terutama di kawasan aliran Sungai Sail dan Sungai Siak,” terangnya.

Selain kawasan permukiman, BPBD juga memberi perhatian pada ruas jalan yang kerap tergenang. Untuk itu, BPBD berkoordinasi dengan dinas terkait melakukan pengerukan dan normalisasi sungai di titik-titik rawan.

“Walau sungai sudah dilakukan normalisasi, masyarakat harus tetap waspada. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait,” imbuh Iwa.(***)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu