Ketua TP PKK Mukomuko Ani Tri Ratnawati Santuni Yatim dan Lansia di XIV Koto

Gambar
  Ketua TP PKK Mukomuko Ani Tri Ratnawati Santuni Yatim dan Lansia di XIV Koto Mukomuko - Nuansamedianews - Ketua TP PKK Kabupaten Mukomuko, Hj. Ani Tri Ratnawati, memberikan santunan kepada warga Kecamatan XIV Koto, Jumat (16/10/2026). Penyerahan bantuan pertama diberikan kepada anak yatim kembar Irfando dan Irfadi, warga Desa Lubuk Sanai II, Kecamatan XIV Koto. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim yang diasuh neneknya yang sudah lanjut usia. Sehabis itu, Hj. Ani Tri Ratnawati yang akrab disapa Nana Chairul Huda melanjutkan pemberian bantuan kepada lansia miskin ekstrem di Desa Tanjung Mulya, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko. Lansia tersebut juga saat ini dibawa ke RSUD Mukomuko untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut karena kondisi kesehatannya yang memprihatinkan. Kegiatan sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TP PKK Kabupaten Mukomuko terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya anak yatim dan lansia yang membutuhkan perhatian khusus....

Setelah Empat Hari Hilang Tenggelam Diterjang Gelombang, Seorang Nelayan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia

Setelah Empat Hari Hilang Tenggelam Diterjang Gelombang, Seorang Nelayan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia 


MERANTI - Nuansamedianews - Seorang nelayan bernama Parno (55) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (27/10/2025) sore.Setelah empat hari hilang tenggelam diterjang gelombang di perairan Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, membenarkan penemuan tersebut. “Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 2,7 mil laut dari lokasi awal kejadian,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Menurut Prima, korban ditemukan sekitar pukul 17.06 WIB di titik koordinat 1°12'28"N – 102°56'30"E setelah dilakukan pencarian intensif selama empat hari. “Korban kemudian dievakuasi ke Desa Telesung dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tambahnya.

Sebagaimana diberitakan, peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (24/10/2025) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, korban bersama rekannya, Atat, sedang memperbaiki gumbang (alat tangkap ikan) di perairan Desa Telesung, sekitar 3 mil dari pantai. Cuaca buruk dengan angin kencang dan gelombang tinggi menyebabkan air laut masuk ke kapal.

Saksi sempat mendengar teriakan minta tolong dari korban sebanyak dua kali, namun karena gelap dan ombak besar, ia tidak dapat melihat keberadaan korban. Upaya pencarian yang dilakukan saksi tak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan kepada pemilik gumbang dan diteruskan ke pihak berwenang.

Tim SAR gabungan yang dikerahkan Basarnas kemudian melakukan pencarian menggunakan RIB 03 serta alat pendeteksi bawah air Aqua Eye. Pencarian dilakukan di sekitar titik koordinat kejadian dengan pola penyisiran creeping line search dan melibatkan berbagai unsur SAR serta masyarakat setempat.

Setelah korban ditemukan, Prima menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. “Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan semua unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu hingga korban berhasil ditemukan,” tutupnya.(red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.