Hidup kekeluargaan dalam Islam

Gambar
Hidup kekeluargaan dalam Islam  Nuansamedianews.com - Hidup kekeluargaan dalam Islam adalah ikatan suci yang dibangun di atas dasar iman, kasih sayang, dan tanggung jawab untuk mencapai ketenangan hidup ( sakinah, mawaddah, wa rahmah ). Peran keluarga dalam Islam memiliki peran sentral dalam membentuk individu yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian yang tulus kepada anak-anaknya sekaligus berusaha menjadi teladan dalam menjalankan ibadah dan mengajarkan makna di baliknya. Hal ini menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak untuk berkembang dan belajar nilai-nilai agama dan moral yang baik. Akhlak yang telah diajarkan dalam keluarga tersebut juga harus diaplikasikan ke jenjang yang lebih tinggi seiring bertambahnya usia. Hal ini berarti bahwa tiap orang harus terus belajar dan mempraktikkan akhlak mulia dalam semua aspek kehidupannya, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dilansir dari l...

Aktivitas Waduk PLTA Koto Panjang Masih Tetap Terkendali

Aktivitas Waduk PLTA Koto Panjang Masih Tetap Terkendali 

Waduk PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau

KAMPAR NuansamedianewsDebit air yang masuk ke waduk tercatat menurun, seiring dengan berkurangnya aliran keluar melalui turbin. Meski begitu, manajemen memastikan kondisi waduk tetap terkendali.  Aktivitas Waduk PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau pada Sabtu pagi (13/12/2025) berlangsung relatif tenang. 

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, melalui Erikmon, menyampaikan bahwa hasil pemantauan pukul 07.00 WIB menunjukkan elevasi berada di angka 76,65 mdpl."Posisi ini sedikit lebih rendah dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 76,70 mdpl," jelasya.

Penurunan tersebut sejalan dengan debit air masuk dan keluar yang kini sama-sama berada di angka 119,21 meter kubik per detik. "Sebagai perbandingan, pada Jumat pagi, inflow dan outflow masih berada di level 310,79 m³/detik," ungkapnya.

Menurut Erikmon, fluktuasi tersebut masih tergolong normal dalam siklus operasional waduk dan tidak berdampak pada keamanan maupun kinerja pembangkit listrik.“Kondisinya masih aman. Debit memang turun, tapi elevasi tetap terjaga,” ujarnya.

Manajemen PLTA juga kembali menegaskan bahwa pembukaan pintu pelimpah tidak dilakukan secara sembarangan. Spillway baru akan dibuka apabila elevasi melampaui 83,00 mdpl dengan inflow minimal 1.000 m³/detik, atau melalui mekanisme early release berdasarkan analisis teknis.

Early release mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari prakiraan curah hujan BMKG hingga posisi elevasi terhadap kurva Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW).

Selain itu, langkah tersebut juga dapat diambil jika pembangkit mengalami gangguan operasional atau ketika elevasi turun hingga di bawah 73,50 mdpl.

Dengan kondisi saat ini, Erikmon meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas sumbernya.“Kami akan terus menyampaikan perkembangan secara resmi dan berkala,” tutupnya.(don)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya