S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.

Gambar
S.Ajie Panatagama, Siap M aju untuk Menjadi  Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.   S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT Pekanbaru - Nuansamedianews - Kursi Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Riau untuk periode (2022 - 2027), yang dipimpin Oleh H.M Nasir yang telah menakhodai DPD ORGANDA Riau selama 3 (Tiga) periode sejak tahun 2012. Sesuai dengan AD/ART maka dalam hitungan bulan,  DPD Organda Riau akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) Xl untuk membahas laporan pertanggung jawaban kepengurusan sekaligus mempersiapkan proses pemilihan kandidat calon ketua DPD berikut perangkat kepengurusan organisasinya. Pasca akan berakhirnya masa jabatan Ketua Organda Provinsi Riau 2027 mendatang,  riak persaingan figur calon ketua baru  mulai bermunculan,  Salah satunya kandidat calon  adalah S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT, dinilai sudah banyak malang melintang disektor Perhubungan, yang saat ini sudah berstatus purna ...

Waduk PLTA Koto Panjang Masih Berada pada Batas Aman dan Belum Mendekati Level Air Tinggi

Waduk PLTA Koto  Panjang Masih Berada pada Batas Aman dan Belum Mendekati Level Air Tinggi

PLTA Koto Panjang

PEKANBARU - Nuansamedianews - Kondisi terkini Waduk PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau, pada Jumat (5/12/2025) pukul 07.00 WIB. Waduk masih berada pada batas aman dan belum mendekati level air tinggi.

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah melalui Erikmon melaporkan, "Elevasi air di waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada di posisi 75,10 mdpl, atau masih berada dalam kategori Low Water Level (LWL)," ujarnya.

Dengan posisi tersebut, waduk masih berada pada batas aman dan belum mendekati level air tinggi. 

"Berdasarkan ketentuan operasional, pembukaan pintu waduk baru dilakukan apabila elevasi masuk rentang 83,00–85,00 mdpl atau kategori High Water Level (HWL)," jelasnya.

Adapun catatan pengoperasian hari ini menunjukkan outflow turbin 60,32 m³/s dan inflow 501,65 m³/s. Meski inflow tercatat meningkat signifikan dibandingkan hari sebelumnya, pihak PLTA menegaskan bahwa kondisi masih terkendali.

Sebagai perbandingan, pada Kamis (4/12/2025) pukul 07.00 WIB, elevasi waduk berada di angka 74,84 mdpl dengan outflow 57,33 m³/s dan inflow 498,63 m³/s. Kenaikan elevasi dalam 24 jam terakhir dipengaruhi meningkatnya suplai air dari hulu.

Erikmon mengimbau masyarakat di sekitar aliran Sungai Kampar untuk tetap tenang dan terus memantau informasi terkini laporan elevasi Waduk PLTA Koto Panjang.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga lingkungan agar tetap sehat dan aman bagi generasi mendatang.

"Mari kita bersama menjaga bumi untuk tetap sehat dan nyaman untuk ditinggali. Salam selamat, sehat, dan aman," ujarnya. (red)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Tim Sembilan : Harapan Masyarakat Perantauan Bukittinggi Agam Agar Paguyuban Jadi Satu