Tim Gabungan TNI dan Satgas Karhutla Tangani Kebakaran Lahan di Kutaraya

Gambar
  Tim Gabungan TNI dan Satgas Karhutla Tangani Kebakaran Lahan di Kutaraya Kayuagung - Nuansamedianews.com - 30 September 2026 — Tim gabungan TNI bersama BPBD, Manggala Agni dan unsur terkait melaksanakan groundcheck serta patroli darat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya titik api di wilayah Jalan Tol KM 324, Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah adanya laporan dari masyarakat setempat mengenai titik api yang terpantau di sekitar wilayah tersebut. Groundcheck dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengambil langkah penanganan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Babinsa Koramil 402-10/Kayuagung, Serka Oktariko, bersama tim bergerak menuju lokasi sekitar pukul 20.30 WIB. Tim gabungan terdiri dari 15 personel TNI, 6 personel BPBD, 6 personel Manggala Agni, serta 15 personel Yonif TP 894/PB. Dalam pelaksanaan kegiatan, tim menggunakan sejumlah k...

Rapat Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Pemdi Kota Dumai Tahun 2026 : Menyelaraskan Kebijakan Teknologi dengan Prioritas Pelayanan Publik yang Dirasakan Masyarakat

 Rapat Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Pemdi Kota Dumai Tahun 2026 : Menyelaraskan Kebijakan Teknologi dengan Prioritas Pelayanan Publik yang Dirasakan Masyarakat

Dumai - Nuansamedianews - Rapat Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (Pemdi) Kota Dumai Tahun 2026, dihadiri  dan dibuka Wali Kota Dumai dalam hal ini yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Dumai Drs. H. Muhammad Yunus, yang bertempat di Ruang Rapat Diskominfotiksan, Rabu (22/07/2026).

Diskominfotiksan beserta Jajaran, Perwakilan OPD, serta Tamu Undangan lainnya turut hadir  pada kesempatan tersebut.

Pemerintah Digital (Pemdi) Kota Dumai Tahun 2026 ini merupakan lanjutan dari SPBE berdasarkan regulasi Perpres 12/2025 RPJMN 2025-2029 tentang perubahan instrumen evaluasi SPBE menjadi Pemdi sejak tahun 2026.

Pemdi sendiri Fokus pada hasil (outcome), kemudahan akses warga, dan dampak riil pelayanan publik dan melibatkan seluruh pemilik layanan, instansi teknis, dan mitra pengguna aktif.

Dalam sambutannya Asisten I Drs. H. Muhammad Yunus menyampaikan bahwa Pemerintah Digital merupakan kolaborasi dari beberapa Kementrian dalam mengintegrasikan data layanan.

“Ini merupakan tolak ukur dari perangkat daerah untuk penilaian mandiri dalam menjalankan smart government, regulasi tetap mengikuti dari setiap OPD, mari kita lengkapi setiap dokumen yang belum kita lengkapi”, ucapnya.

Dalam paparannya Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Hasan Basri menjelaskan Ekosistem Pemdi akan Terintegrasi penuh lintas instansi, masyarakat, dan bisnis.

“Ada 20 indikator Utama Pemdi jika sebelumnya evaluasi SPBE menggunakan 47 indikator kini dirampingkan menjadi 20 indikator, pendekatan Pemdi mengawal langsung keberhasilan integrasi data (satu data Dumai) menghentikan duplikasi aplikasi serta menyelaraskan kebijakan teknologi dengan prioritas pelayanan publik yang dirasakan masyarakat”, uraiya.(adv)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.