Desi Silvia Angraini, SH, MH Diduga Jadi Korban Kekerasan dan Penyekapan

Gambar
  Desi Silvia Angraini, SH, MH Diduga Jadi Korban Kekerasan dan Penyekapan   Pekanbaru - Nuansamedianews - Seorang advokat Prempuan Desi Silvia Angraini, SH, MH diduga menjadi korban kekerasan, intimidasi, dan penyekapan saat menjalankan tugas profesinya. Rabu, 07 Oktober 2026 Peristiwa tersebut bermula ketika Desi Silvia Angraini bersama rekannya dari Law Office Jaka Marhaen SH & Ass mendatangi kediaman seorang dengan inisial Ibu GS yang notabenenya menjabat sebagai Ketua RW di Jl. Sidomulyo I Padang Bulan Senaplan Kota Pekanbaru untuk menyampaikan surat somasi.  Menurut keterangan Advokat Desi Silvia Angraini, SH, MH, awalnya kedatangan mereka disambut dengan baik namun situasi berubah setelah Ibu GS mengetahui bahwa kedatangan tersebut berkaitan dengan penyampaian somasi untuk dirinya berkaitan dengan perampasan dan pengelapan barang berharga milik klienya Desi Silvia Angraini, SH, MH. Advokat Desi Silvia Angraini, SH, MH dan rekannya kemudian di maki-maki dengan ...

Atasi Genangan Air di Pekanbaru, PUPR Provinsi Riau Turunkan Ekskavator Amfibi


PEKANBARU -Nuansamedianews. Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau menurunkan alat berat Ekskavator Amfibi untuk normalisasi parit dan drainase.

"Iya, kita turunkan ekskavator Amfibi di Jalan Siak IV Pekanbaru (Jalan Sudirman ujung) untuk normalisasi parit dan drainase di sana," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah I, Khairul Anwar. 

Dia mengatakan, upaya tersebut menindaklanjuti intruksi Gubernur Riau terkait penanganan banjir di Riau. Dimana semua pihak agar dapat melakukan langkah-langkah kongkrit, termasuk UPT Jalan dan Jembatan. 

"Jadi pak Kadis memerintah seluruh UPT Jalan dan Jembatan Dinas PUPR-PKPP untuk tanggap melakukan penanganan banjir di wilayah masing-masing. Sebab saat ini curah hujan cukup tinggi," sebutnya. 

Atas arahan itu, lanjut Khairul, pihaknya mendapatkan laporan bahwa di jalan Siak IV terjadi genangan air akibat pasang keling Sungai Siak, akibat tingginya curah hujan belakang ini. 

"Untuk itu, kami diperintahkan pak Kadis untuk menurunkan ekskavator amfibi untuk membersihkan saluran drainase jalan dan parit Belanda. Sehingga diharapkan ketika drainase dan parit tersebut dibersihkan, maka air bisa lebih cepat mengalir ke Sungai Siak," terangnya. 

Khairil menyampaikan, alat berat ekskavator amfibi tersebut diturunkan ke lokasi pada, Rabu (10/1/2024) lalu dan alat mulai bekerja, Kamis (11/1/2024). 

"Saat ini alat masih di lokasi, masih bekerja. Jadi untuk langkah kongkrit kita sementara membersihkan aliran air, agar badan jalan Sudirman ujung tidak tergenang air lagi," tandasnya. (MC Don)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.