Kesepakatan Masyarakat dan Tokoh Adat Kota Garo Harus Dihormati, AWI Riau Minta Aparat Tegas Cegah Intimidasi dan Premanisme

Gambar
  Kesepakatan Masyarakat dan Tokoh Adat Kota Garo Harus Dihormati, AWI Riau Minta Aparat Tegas Cegah Intimidasi dan Premanisme Kampar - Nuansamedianews - Kebersamaan antara masyarakat, tokoh adat dan pemerintah menjadi salah satu kunci agar program serta kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Karena itu, setiap kesepakatan yang telah dibuat secara sah perlu dihormati dan dilaksanakan dengan mengedepankan hukum serta kepentingan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Darbi S.Ag., Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Provinsi Riau, menanggapi adanya dokumentasi pertemuan tokoh adat dan masyarakat Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, yang membahas kerja sama dengan CV Prima Nuansa Solution. Dalam dokumentasi tersebut terlihat sejumlah tokoh dan masyarakat berkumpul dalam satu forum. Namun, mengenai isi, pihak yang menandatangani, serta kekuatan hukum kesepakatan tersebut, menurut Darbi tetap perlu dibuktikan melalui berita acara, daftar ha...

Pemkab Kampar Komitmen Jaga Stabilitas Harga,Saat ikuti Rakor TPID Bersama Kemendagri.

 Pemkab Kampar Komitmen Jaga Stabilitas Harga,Saat ikuti Rakor TPID Bersama Kemendagri.


KAMPAR – Nuansamedianews.com Memasuki minggu Ketiga hari kerja di Bulan Suci Ramadan 1445H/ 2024M, Pj Bupati Kampar Hambali SE, MH didampingi Asisten II Suhermi langsung mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara virtual.

Usai mengikuti Rakor Pj Bupati Kampar menyampaikan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menangani masalah inflasi di daerahnya. dan Pemerintah berkomitmen kuat dalam mengimplementasikan kebijakan yang mendukung upaya pengendalian inflasi, termasuk langkah-langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga barang dan jasa.

“Selama bulan suci Ramadan Pemda Kampar telah  menggelar pasar murah dibeberapa titik di wilayah Kabupaten Kampar melalui Dinas Koperasi dan Ketahanan Pangan bekerjasama dengan Bulog dan ini akan terus kita lakukan untuk menurunkan angka inflasi di Kabupaten Kampar,"ujarnya, Senin (25/3/2024).

Ia mengakui beberapa bahan pokok seperti biasannya pada bulan Ramadan atau menjelang hari raya pasti akan mengalami kenaikan harga. 

"Untuk itu, sebagai langkah awal dalam meringankan beban masyarakat dengan memperbanyak pasar murah, dan hari ini kita akan laksanakan operasi pasar di kecamatan Kampar Utara,"terangnya.

Ia juga menjelaskan bawha Partisipasi pemerintah Kabupaten Kampar dalam Rakor Pengendalian Inflasi menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.

Rakor Infalsi yang dilaksanakan setiap minggu ini dibuka oleh Menteri Dalam Negeri  Tito Karnavian, yang diwakili Inspektur Jendral Kementrian Dalam Negeri Komjen Pol Drs Tomsi Tohir Balaw, MSi  dengan mengatakan secara nasional harga minggu ketiga bulan maret cendrung stabil, ditunjukan dari dari relatif tidak berubahnya jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan/penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH).

Tomsi menyebutkan bahwa berdasarkan pemantauan harga SP2KP pada minggu ke-2 bulan Maret 2024 ini, beberapa komoditas pangan yang yang harus diwaspadai adalah Telur Ayam Ras dan Daging ayam ras.

"Kemudian harga pangan bergejolak khususnya pada telur ayam ras dan daging ayam ras perlu dipantau, mengingat kemungkinan potensi inflasi dari komoditas tersebut,"Ucap Tomsi.

Sedangkan lanjutnya, untuk untuk komoditas beras sendiri memasuki minggu ketiga, harga beras relatif stabil mengingat dengan masuknya masa panen dibeberapa sentra produksi minggu kedua maret. Dengan demikian, sejumlah kabupaten/kota akan mengalami sedikit berkurang kenaikan dari minggu kemarin.(rilis)




Sumber (MC Riau)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya