Hidup kekeluargaan dalam Islam
Jakarta - Nuansamedianews.com - Anggota tim Pembela Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Otto Hasibuan, mempertanyakan apa masalahnya pemerintah membagikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Hal itu ditanyakan Otto kepada ahli yang dihadirkan oleh kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dalam sidang sengketa Pilpres di MK, Faisal Basri, yang menyebut bansos dibagikan untuk meningkatkan suara Prabowo-Gibran.
Sidang digelar di ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2024). Sidang dipimpin oleh Ketua MK Suhartoyo.
Mulanya, Faisal Basri memaparkan soal politik gentong babi atau pork barrel. Dia menyebut pork barrel ini terjadi di Amerika Serikat, yakni saat anggota parlemen ingin terpilih lagi maka akan memasukkan banyak proyek dengan anggaran besar di daerah pemilihannya.
Dia mengatakan pork barrel juga dilakukan di Indonesia, tapi caranya lewat pemberian bansos. Salah satu yang diungkitnya ialah BLT el nino. Dia juga mengungkit sejumlah menteri melakukan politisasi bansos. Faisal Basri juga mengungkit soal impor beras namun tetap harga tinggi.
Setelah Faisal Basri menyelesaikan pemarapan, Ketua MK mempersilakan pihak pemohon mengajukan pertanyaan untuk memperdalam materi. Salah satu anggota tim hukum AMIN, Refly Harun, kemudian bertanya ke mana beras yang diimpor itu.
"Ini pertanyaan orang bodoh saja ya, itu di kemanakan saja beras yang selisih tersebut? Lalu kenapa harga meningkat, ada nggak bau-bau rente dalam soal seperti itu lalu bagaimana kaitannya dengan Pemilu atau Pilpres?" tanya Refly.
Komentar
Posting Komentar