Hidup kekeluargaan dalam Islam

Gambar
Hidup kekeluargaan dalam Islam  Nuansamedianews.com - Hidup kekeluargaan dalam Islam adalah ikatan suci yang dibangun di atas dasar iman, kasih sayang, dan tanggung jawab untuk mencapai ketenangan hidup ( sakinah, mawaddah, wa rahmah ). Peran keluarga dalam Islam memiliki peran sentral dalam membentuk individu yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian yang tulus kepada anak-anaknya sekaligus berusaha menjadi teladan dalam menjalankan ibadah dan mengajarkan makna di baliknya. Hal ini menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak untuk berkembang dan belajar nilai-nilai agama dan moral yang baik. Akhlak yang telah diajarkan dalam keluarga tersebut juga harus diaplikasikan ke jenjang yang lebih tinggi seiring bertambahnya usia. Hal ini berarti bahwa tiap orang harus terus belajar dan mempraktikkan akhlak mulia dalam semua aspek kehidupannya, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dilansir dari l...

Keutamaan Rezeki Tidak Akan Putus, Kuncinya : Berbaik Sangka Kepada Allah.

 

Nuansamedianews.comSikap huznudzon atau berbaik sangka merupakan tindakan yang terpuji yang harus dimiliki oleh semua umat Muslim. Berbaik sangka memiliki sikap dan cara pandang umat Muslim yang selalu melihat dan memahami hal secara positif.

Perlu diketahui husnudzon berasal dari kata “husnu” yang berarti baik, sementara itu “az-zan” berarti prasangka dalam bahasa Arab.

Dikala kita sedang mengalami musibah maupun ujian, sesungguhnya Allah SWT sedang menguji umatnya dan menaikkan derajatnya.

Dalam sebuah hadis qudsi dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: "Allah berfirman sebagai berikut:”Aku selalu menuruti persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Apabila ia berprasangka baik maka ia akan mendapatkan kebaikan. Adapun bila ia berprasangka buruk kepada-Ku maka dia akan mendapatkan keburukan." (H.R.Tabrani dan Ibnu Hibban)."

Dengan berprasangka baik pada Allah SWT, kita sebagai umat Muslim akan mendapatkan hikmah serta rezeki yang tidak akan terputus.

Berikut ini adalah macam-macam bentuk berbaik sangka atau huznudzon kepada Allah SWT.

  1. Berbaik sangka dalam nikmat Allah SWT
    Berbaik sangka terhadap segala nikmat dan karunia dari Allah SWT tentu akan membuat kita lebih bersyukur. Nikmat yang diberikan Allah SWT seperti nikmat sehat, harta, keluarga, dan masih banyak lainnya.
  2. Berbaik sangka dalam musibah dari Allah SWT
    Musibah yang kita alami merupakan ujian yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya. Jika musibah datang, kita perlu bersabar, menerima dan selalu Berprasangka baik kepada Allah SWT.
  3. Berbaik sangka atas ciptaan Allah SWT
    Allah SWT menciptakan segala bentuk makhluk tentu memiliki tujuan yang bermanfaat. Tidak ada hal yang sia-sia yang Allah SWT ciptakan. Kita harus berprasangka baik kepada Allah SWT dengan senantiasa merawat lingkungan dan bersyukur atas apa yang diciptakan-Nya.
  4. Berbaik sangka dalam ketaatan kepada Allah SWT
    Bentuk berbaik sangka kepada Allah SWT adalah dengan taat atas segala perintah-Nya. Tentu benyak hikmah yang kita dapatkan ketika kita mentaati segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Itulah sikap berbaik sangka kepada Allah SWT yang harus kita teladani dan harus tertanam dalam diri kita sehari hari. Pada intinya, kita selalu mendapatkan hikmah dari segala cobaan dari Allah SWT.

Editor (Marthagon)



Source (suara.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya