S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.

Gambar
S.Ajie Panatagama, Siap M aju untuk Menjadi  Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.   S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT Pekanbaru - Nuansamedianews - Kursi Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Riau untuk periode (2022 - 2027), yang dipimpin Oleh H.M Nasir yang telah menakhodai DPD ORGANDA Riau selama 3 (Tiga) periode sejak tahun 2012. Sesuai dengan AD/ART maka dalam hitungan bulan,  DPD Organda Riau akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) Xl untuk membahas laporan pertanggung jawaban kepengurusan sekaligus mempersiapkan proses pemilihan kandidat calon ketua DPD berikut perangkat kepengurusan organisasinya. Pasca akan berakhirnya masa jabatan Ketua Organda Provinsi Riau 2027 mendatang,  riak persaingan figur calon ketua baru  mulai bermunculan,  Salah satunya kandidat calon  adalah S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT, dinilai sudah banyak malang melintang disektor Perhubungan, yang saat ini sudah berstatus purna ...

Pj. Bupati Kampar Buka Rakor Persiapan Penilaian Kinerja TPPS 2023

Bangkinang Kota, Nuansamedianews Penjabat  Bupati Kampar Hambali, SE, MBA, MH membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penilaian Kinerja Tim Percepatan Penurunan Staunting (TPPS) tahun 2023 di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar. Selasa,14/5/24.


Turut mendampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar Edi Afrizal,  Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Perikanan, dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kampar Dendi Suheri. 

Dalam arahannya, Pj. Bupati Kampar menyampaikan, ketika Kabupaten Kampar diberikan anugerah penghargaan sebagai Kabupaten terbaik dalam penurunan Stunting se-Provinsi Riau, berdasarkan hal tersebut langkah kedepan bukan hanya mempertahankan saja namun bagaimana kita sebagai tim mampu mempertanggungjawabkan penghargaan tersebut dan semakin membuktikan bahwa Kabupaten Kampar mampu berbuat lebih baik lagi sehingga target Zero Stunting di Kabupaten Kampar terwujud. 

Selain itu Hambali menegaskan bahwa, TPPS mampu berbuat dengan maksimal dengan cara kerja bersama, karena bersifat Tim maka TPPS harus berkerja dengan solid, menjaga kebersamaan,  kekompakan hingga dengan bersama semua bisa dilaksanakan dan mampu mewujudkan prestasi yang diinginkan.

Hambali juga menegaskan Pemerintah Daerah kedepannya tidak memasang target apapun dalam bidang Penanganan staunting, tapi Hambali menyampaikan dalam penanganan stunting Pemda Kampar tetap berupaya kasus stunting di Kabupaten Kampar akan semakin menurun.

Hambali menambahkan TPPS harus bekerja dengan baik dan ikhlas, untuk itu pentingnya upaya bersama dalam menangani masalah stunting yang menjadi perhatian serius untuk kesejahteraan masyarakat Kampar. Dengan adanya penilaian TPPS, diharapkan dapat terukur efektivitas program yang telah dilaksanakan dan langkah-langkah yang perlu ditingkatkan.

"Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui berbagai program yang terencana dan terukur. Ia menambahkan melalui rapat koordinasi ini, kami berharap dapat mengevaluasi capaian serta menetapkan langkah-langkah strategis guna mencapai target yang telah ditetapkan," ujar Hambali. 

Pj. Bupati Kampar juga menegaskan semua pihak harus terlibat  untuk bekerja sama secara sinergis guna meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak-anak di Kabupaten Kampar.

Kepala Dinas DPPKBP3A Kabupaten Kampar Edi Afrizal dalam laporannya menjelaskan Program penurunan stunting merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Kampar dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dapat terwujud perubahan positif yang signifikan dalam mengatasi masalah stunting di Kabupaten Kampar.

Lebih jauh ia merincikan, saat ini jumlah Anak Stunting yang telah menerim bantuan dari Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) berjumlah 227 anak, dari total jumlah anak stunting 467 hingga masih ada 240 anak lagi yang belum mendapatkan bapak asuh.(red)



Source (Diskominfo)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya