Kesepakatan Masyarakat dan Tokoh Adat Kota Garo Harus Dihormati, AWI Riau Minta Aparat Tegas Cegah Intimidasi dan Premanisme

Gambar
  Kesepakatan Masyarakat dan Tokoh Adat Kota Garo Harus Dihormati, AWI Riau Minta Aparat Tegas Cegah Intimidasi dan Premanisme Kampar - Nuansamedianews - Kebersamaan antara masyarakat, tokoh adat dan pemerintah menjadi salah satu kunci agar program serta kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Karena itu, setiap kesepakatan yang telah dibuat secara sah perlu dihormati dan dilaksanakan dengan mengedepankan hukum serta kepentingan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Darbi S.Ag., Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Provinsi Riau, menanggapi adanya dokumentasi pertemuan tokoh adat dan masyarakat Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, yang membahas kerja sama dengan CV Prima Nuansa Solution. Dalam dokumentasi tersebut terlihat sejumlah tokoh dan masyarakat berkumpul dalam satu forum. Namun, mengenai isi, pihak yang menandatangani, serta kekuatan hukum kesepakatan tersebut, menurut Darbi tetap perlu dibuktikan melalui berita acara, daftar ha...

Rujukan dari Puskesmas ke RSD Madani Pekanbaru Kini Antar Jemput Pasien Gratis

Rujukan dari Puskesmas ke RSD Madani Pekanbaru Kini Antar Jemput Pasien Gratis 

Plt kadiskes kota Pekanbaru, Ingot ahmad Hutasuhut

PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru memberi kemudahan dalam pelayanan kesehatan masyarakat setempat. Satu di antaranya, adalah menggratiskan pelayanan antar jemput pasien rujukan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani.

Untuk menunjang program tersebut, RSD Madani menyediakan dua unit mobil untuk menjemput pasien dari enam Puskesmas.

Adapun puskemas yang dipilih, yakni Puskesmas Simpang Tiga, Puskesmas Garuda, Puskesmas Payung Sekaki.

Lalu, ada pula  Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap, Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan, dan Puskesmas Simpang Baru.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut.

Ia mengatakan, dua unit ambulans tersebut nantinya akan siaga di RSD dan siap menjemput pasien dari Puskesmas. Ia menegaskan bahwa pelayanan tersebut digratiskan alias bebas biaya.

"Mobil ini kita operasikan untuk menjemput pasien yang dirujuk oleh Puskesmas ke RSD Madani, karena lokasi rumah sakit belum banyak dilalui oleh transportasi umum," ujar Ingot, Rabu (16/10/2024).

Ingot menjelaskan, bahwa mobil antar jemput pasien rujukan ini bukan diperuntukkan bagi pasien gawat darurat. Namun, untuk pasien biasa yang mendapatkan rujukan untuk memeriksakan kesehatan dan berobat ke RSD Madani.(****)





Source (Mc Riau)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya