PASCA-TRAGEDI MAUT DI MARKAS SUBDENPOM PAINAN, KOMITMEN PENEGAKAN HUKUM POMDAM XX/TUANKU IMAM BONJOL DIUJI.

Gambar
PASCA-TRAGEDI MAUT DI MARKAS SUBDENPOM PAINAN, KOMITMEN PENEGAKAN HUKUM POMDAM XX/TUANKU IMAM BONJOL DIUJI. Painan – Nuansamedianews - Penantian panjang keluarga besar ahli waris dalam mengejar keadilan formal kini memasuki fase pembuktian yang krusial. Semenjak hari kematian tragis Almarhum Iltaniardi pada Senin, 14 September 2026 hingga hari ini, Selasa, 13 Oktober 2026, waktu yang telah berjalan adalah tepat 29 hari berlalu sejak peristiwa kelam yang merenggut nyawa Almarhum Iltaniardi (58) di dalam ruang pelayanan pengaduan Pos Subdenpom Painan Pessel - Sumbar pada Senin, 14 September 2026. Hingga hari ini, Selasa, 13 Oktober 2026, waktu penanganan perkara juga telah memasuki hari ke-22 sejak laporan polisi resmi dilayangkan di bawah nomor Laporan Pengaduan LP-03/IX/2026 tertanggal 21 September 2026 di Pomdam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB). Rentang waktu yang terus berjalan ini tidak hanya menguji profesionalisme penyidik militer di bawah arahan Perwira Pemeriksa Lettu CPM Sartono, t...

Lalu Lintas Riau Sumbar Kembali Normal, Pengaspalan Jalan di Tanjung Alai Kampar Selesai

Lalu Lintas Riau Sumbar Kembali Normal, Pengaspalan Jalan di Tanjung Alai Kampar Selesai


Kampar- NuansaMediaNews.com - Dengan Rampungnya perbaikan dan sekaligus pengaspalan jalan Riau Sumbar di Desa Tanjung Alai Km 106 Kabupaten Kampar Oleh Tim dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau, Maka jalan Penghubung Riau - Sumbar telah lancar. 

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau Yohanes Tulak Todingrara melalui PPK 1.4 BPJN Riau Afdirman Jufri mengatakan, pengaspalan jalan pihaknya lakukan setelah penimbunan jalan selesai dan badan jalan dipastikan sudah padat. 

“Setelah penimbunan selesai dan badan jalan benar-benar padat, baru kami lakukan pengaspalan. Dan saat ini juga sudah selesai di aspal,” katanya, Kamis.

Selain selesainya pengaspalan jalan, pihaknya juga sudah memasang pagar pembatas pada jalan tersebut. Pasalnya, di sisi jalan terdapat jurang yang cukup dalam sehingga cukup membahayakan pengendara jika tidak diberi pagar.

“Pagar jalan juga sudah kami pasang, ini sebagai pengaman sekaligus pembatas bagi pengendara yang melintas ruas jalan tersebut,” ujarnya. 

Terhadap jembatan bailey yang sebelumnya dipasang, pihaknya juga sudah membongkarnya. Hal ini dikarenakan penopang jembatan sudah tidak aman lagi untuk digunakan.

“Jembatan bailey juga sudah kami lepas. Untuk lokasinya juga sudah ditutup dengan pagar beton,” urainya.(****)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.