Ketua TP PKK Mukomuko Ani Tri Ratnawati Santuni Yatim dan Lansia di XIV Koto

Gambar
  Ketua TP PKK Mukomuko Ani Tri Ratnawati Santuni Yatim dan Lansia di XIV Koto Mukomuko - Nuansamedianews - Ketua TP PKK Kabupaten Mukomuko, Hj. Ani Tri Ratnawati, memberikan santunan kepada warga Kecamatan XIV Koto, Jumat (16/10/2026). Penyerahan bantuan pertama diberikan kepada anak yatim kembar Irfando dan Irfadi, warga Desa Lubuk Sanai II, Kecamatan XIV Koto. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim yang diasuh neneknya yang sudah lanjut usia. Sehabis itu, Hj. Ani Tri Ratnawati yang akrab disapa Nana Chairul Huda melanjutkan pemberian bantuan kepada lansia miskin ekstrem di Desa Tanjung Mulya, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko. Lansia tersebut juga saat ini dibawa ke RSUD Mukomuko untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut karena kondisi kesehatannya yang memprihatinkan. Kegiatan sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TP PKK Kabupaten Mukomuko terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya anak yatim dan lansia yang membutuhkan perhatian khusus....

Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan Idulfitri 1446 H tahun 2025

Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan Idulfitri 1446 H tahun 2025

Ilusrasi

PEKANBARU - Nuansamedianews.com -Dalam Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning, Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid memimpin Apel tersebut dalam rangka pengamanan Idulfitri 1446 H tahun 2025 di halaman POLDA Riau, Kamis pagi (20/3/2025). 

Gubernur Riau menyampaikan, apel gelar pasukan ini adalah bentuk komitmen kesiapan setiap personel secara sarana dan prasarana, serta memperkuat sinergitas dengan pemangku kepentingan lainnya. Sehingga, diharapkan Operasi Ketupat Lancang Kuning ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Menurut survei Menteri Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat selama lebaran sebesar 52 persen atau sekitar 146 juta orang. Namun, realisasi di lapangan bisa saja berubah.

"Potensi pergerakan masyarakat selama lebaran ada 52 persen, atau jumlah penduduk 146 juta orang. Jumlah ini bisa berubah sewaktu-waktu mengingat pengalaman pada pengamanan sebelumnya," ucapnya.

Ditambahkannya lagi, perkiraan angka yang berubah bisa dari berbagai faktor yang ada. Misalnya dari stimulus kebijakan pemerintah dalam memberi kemudahan dan keringanan untuk melakukan perjalanan mudik lebaran.

"Sebelumnya realisasi di lapangan lebih besar dari survei, apalagi ada stimulus kebijakan pemerintah memberi kemudahan dan keringanan seperti diskon tarif tiket pesawat, tiket jalan tol, hingga perpanjangan masa libur anak sekolah," urainya lagi.

Disampaikan, Pemerintah Pusat memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 Maret hingga 30 Maret 2025. Sedangkan puncak arus balik pasa tanggal 5 hingga 7 April 2025.

"Berkaitan dengan puncak arus tersebut, Polri, TNI dan stakeholder, menggelar operasi terpusat untuk mudik aman, keluarga nyaman," tuturnya lagi.

"Operasi Ketupat Lancang Kuning ini akan dilakukan dari tanggal 26 Maret sampai tanggal 8 April," lanjutnya.

Sebagai Gubernur Riau,Abdul Wahid tidak lupa memberikan apresiasi kepada para personel yang akan bekerja keras nanti. Apalagi, mereka akan tetap berdiri tegak melayani masyarakat di saat masyarakat berlibur.

"Di saat masyarakat berlibur, rekan sekalian terap berdiri tegak untuk memberikan pelayanan. Saya ucapkan selamat bertugas," tutupnya.(riki)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.