Kesepakatan Masyarakat dan Tokoh Adat Kota Garo Harus Dihormati, AWI Riau Minta Aparat Tegas Cegah Intimidasi dan Premanisme

Gambar
  Kesepakatan Masyarakat dan Tokoh Adat Kota Garo Harus Dihormati, AWI Riau Minta Aparat Tegas Cegah Intimidasi dan Premanisme Kampar - Nuansamedianews - Kebersamaan antara masyarakat, tokoh adat dan pemerintah menjadi salah satu kunci agar program serta kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Karena itu, setiap kesepakatan yang telah dibuat secara sah perlu dihormati dan dilaksanakan dengan mengedepankan hukum serta kepentingan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Darbi S.Ag., Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Provinsi Riau, menanggapi adanya dokumentasi pertemuan tokoh adat dan masyarakat Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, yang membahas kerja sama dengan CV Prima Nuansa Solution. Dalam dokumentasi tersebut terlihat sejumlah tokoh dan masyarakat berkumpul dalam satu forum. Namun, mengenai isi, pihak yang menandatangani, serta kekuatan hukum kesepakatan tersebut, menurut Darbi tetap perlu dibuktikan melalui berita acara, daftar ha...

Penerimaan BAMA, (Bahan Makanan), Lapas Narkotika Rumbai rutin cek keamanan dan Kualitas.

 Penerimaan BAMA, (Bahan Makanan), Lapas Narkotika Rumbai rutin cek keamanan dan Kualitas.


Pekanbaru - Nuansamedianews - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai terus berupaya meningkatkan pelayanan serta kewaspadaan dalam pengawasan dan pengendalian penerimaan bahan makanan (BAMA). Upaya ini dilakukan guna menjamin keamanan serta kualitas makanan yang dikonsumsi oleh Warga Binaan.

Pemeriksaan langsung pemasok bahan makanan oleh penyedia di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, yakni Kepala Urusan Umum, Andy Ilham dan Petugas Dapur, Yudhi Saputra.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy menjelaskan bahwa pengecekan bahan makanan dilakukan secara rutin setiap pagi oleh petugas. "Pengecekan ini terdiri dari beberapa tahap, dimulai dengan verifikasi jumlah bahan makanan yang diterima, sesuai dengan daftar pengiriman," jelasnya, Jum'at, (9/5/2025).

Selain verifikasi jumlah, petugas juga melakukan pemeriksaan keamanan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang diselundupkan melalui pengiriman bahan makanan. Setiap item diperiksa secara detail, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

"Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian atau indikasi barang terlarang, maka barang tersebut akan segera diamankan untuk dilakukan investigasi lebih lanjut," tambah Kalapas.

Langkah-langkah pengawasan ini, menurutnya, adalah bagian dari upaya Lapas Narkotika Rumbai untuk memastikan bahwa makanan yang diterima Warga Binaan terjamin keamanannya, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. "Hasil pemeriksaan sejauh ini menunjukkan bahwa bahan makanan yang diterima aman dan sesuai dengan ketentuan," pungkasnya.(edtris)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya