Kesepakatan Masyarakat dan Tokoh Adat Kota Garo Harus Dihormati, AWI Riau Minta Aparat Tegas Cegah Intimidasi dan Premanisme

Gambar
  Kesepakatan Masyarakat dan Tokoh Adat Kota Garo Harus Dihormati, AWI Riau Minta Aparat Tegas Cegah Intimidasi dan Premanisme Kampar - Nuansamedianews - Kebersamaan antara masyarakat, tokoh adat dan pemerintah menjadi salah satu kunci agar program serta kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Karena itu, setiap kesepakatan yang telah dibuat secara sah perlu dihormati dan dilaksanakan dengan mengedepankan hukum serta kepentingan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Darbi S.Ag., Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Provinsi Riau, menanggapi adanya dokumentasi pertemuan tokoh adat dan masyarakat Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, yang membahas kerja sama dengan CV Prima Nuansa Solution. Dalam dokumentasi tersebut terlihat sejumlah tokoh dan masyarakat berkumpul dalam satu forum. Namun, mengenai isi, pihak yang menandatangani, serta kekuatan hukum kesepakatan tersebut, menurut Darbi tetap perlu dibuktikan melalui berita acara, daftar ha...

Agung Nugroho; Para ketua RT dan RW Merupakan Ujung Tombak Pemerintahan di Tingkat Paling Bawah

Agung Nugroho; Para ketua RT dan RW Merupakan Ujung Tombak Pemerintahan di Tingkat Paling Bawah


PEKANBARU - NuansamedianewsMenjelang genap satu tahun masa kepemimpinannya sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan berbagai capaian program strategis dan dinamika pembangunan di Pekanbaru, juga menunjukkan kemajuan yang signifikan berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya ketua RT dan RW.

Agung Nugroho dalam acara silaturahmi bersama ketua RT dan RW dari 7 kecamatan di rumah dinas wali kota, Sabtu (14/2/2026), menyampaikan, sejak awal menjabat, dirinya bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar dihadapkan pada tantangan berat berupa utang daerah sebesar Rp470 miliar, ditambah pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. Namun, tantangan tersebut berhasil diatasi.

“Utang sebesar Rp470 miliar itu tidak hanya lunas tahun ini. Tetapi, kami juga mampu membangun infrastruktur,” ujarnya.

Agung merinci pembangunan jalan sepanjang 42 kilometer, pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), hingga pembiayaan pendidikan bagi anak-anak yang sebelumnya putus sekolah.

"Ke depan, tidak boleh lagi ada anak di Kota Pekanbaru yang terputus pendidikannya. Program pendidikan tersebut akan terus berlanjut setiap tahun, seiring dengan upaya penuntasan stunting serta pembaruan data penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran," jelasnya.

Agung mengungkapkan, program Satu ASN Satu RW telah diluncurkan. Program ini menempatkan aparatur sipil negara (ASN) sebagai penanggung jawab atau person in charge (PIC) di setiap RW untuk menjadi penghubung langsung antara masyarakat dan wali kota.

“ASN ini bukan untuk menggantikan peran ketua RW dan RT, melainkan menjadi akses langsung kepada saya. Mereka adalah perpanjangan tangan pemerintah di tengah masyarakat,” jelas Agung.

Para ketua RT dan RW merupakan ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah. Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diingatkan agar tidak meremehkan peran para ketua RT dan RW dalam menyukseskan program pembangunan.

Selain itu, Agung berjanji akan meninjau dan menaikkan honorarium ketua RT dan RW pada tahun ini. Ia meminta Sekretaris Daerah (Sekda) beserta jajaran untuk segera mengkaji skema peningkatan honor tersebut, seiring dengan ajakan membudayakan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Kota Pekanbaru kini telah menjadi kota metropolitan dengan nilai investasi yang terus meningkat. Pemerintahan itu sebenarnya sederhana, asal berani meningkatkan pendapatan, maka belanja dapat dilakukan dengan tepat,” sebut Agung.

Ke depan, pemko akan fokus meningkatkan pendapatan daerah dengan melibatkan peran aktif ketua RT dan RW. Hal ini demi menjaga lingkungan, memperkuat kebersamaan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Pekanbaru secara berkelanjutan. (red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya