Desi Silvia Angraini, SH, MH Diduga Jadi Korban Kekerasan dan Penyekapan

Gambar
  Desi Silvia Angraini, SH, MH Diduga Jadi Korban Kekerasan dan Penyekapan   Pekanbaru - Nuansamedianews - Seorang advokat Prempuan Desi Silvia Angraini, SH, MH diduga menjadi korban kekerasan, intimidasi, dan penyekapan saat menjalankan tugas profesinya. Rabu, 07 Oktober 2026 Peristiwa tersebut bermula ketika Desi Silvia Angraini bersama rekannya dari Law Office Jaka Marhaen SH & Ass mendatangi kediaman seorang dengan inisial Ibu GS yang notabenenya menjabat sebagai Ketua RW di Jl. Sidomulyo I Padang Bulan Senaplan Kota Pekanbaru untuk menyampaikan surat somasi.  Menurut keterangan Advokat Desi Silvia Angraini, SH, MH, awalnya kedatangan mereka disambut dengan baik namun situasi berubah setelah Ibu GS mengetahui bahwa kedatangan tersebut berkaitan dengan penyampaian somasi untuk dirinya berkaitan dengan perampasan dan pengelapan barang berharga milik klienya Desi Silvia Angraini, SH, MH. Advokat Desi Silvia Angraini, SH, MH dan rekannya kemudian di maki-maki dengan ...

Perwakilan Petani Sawit Pondok Suguh dan Sungai Rumbai Temui Bupati Mukomuko, Minta Sosialisasi Soal Penyitaan Lahan oleh Satgas PKH

 Perwakilan Petani Sawit Pondok Suguh dan Sungai Rumbai Temui Bupati Mukomuko, Minta Sosialisasi Soal Penyitaan Lahan oleh Satgas PKH

Mukomuko – Nuansamedianews - Perwakilan petani sawit dari Kecamatan Pondok Suguh dan Sungai Rumbai menemui Bupati Mukomuko Chairul Huda di ruang kerja Bupati, Selasa 26 Mei 2026. Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan dan sosialisasi terkait rencana penyitaan lahan sawit warga oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH)

Sebanyak 10 orang perwakilan dari dua kecamatan tersebut hadir dalam pertemuan yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan.

Perwakilan petani, Zuhur, mengatakan Bupati menyambut baik kedatangan warga dan menunjukkan respons yang dinilai berpihak pada masyarakat. 

“Masyarakat Pondok Suguh dan Sungai Rumbai sangat bergantung pada penghasilan dari kebun sawit untuk kebutuhan hidup, termasuk biaya sekolah anak,” ujar Zuhur.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengambil langkah lanjutan dengan menyampaikan sengketa lahan dengan Satgas PKH ke DPRD Mukomuko dan Kementerian terkait.

Menurut Zuhur, tokoh masyarakat yang juga menjabat sebagai Ketua LSM Amanah Mukomuko, lahan sawit milik warga tersebut sudah turun-temurun dikelola masyarakat Kecamatan Pondok Suguh dan Sungai Rumbai.

“Lahan ini bukan baru dibuka. Sudah turun-temurun jadi sumber hidup warga di sini,” ujar Zuhur.

Zuhur memperkirakan luas kebun sawit milik warga di dua kecamatan itu mencapai ribuan hektare. Rata-rata, setiap warga memiliki kebun sawit seluas 2 hingga 3 hektare per kepala keluarga.

Sementara itu, tokoh masyarakat Sungai Rumbai, Ridwan, menyampaikan bahwa Bupati Chairul Huda menyatakan akan mendampingi warga sesuai dengan kewenangannya.

Pertemuan ini menjadi upaya awal warga untuk mencari jalan keluar agar aktivitas berkebun sawit yang menjadi sumber utama penghidupan mereka tidak terhenti akibat penertiban kawasan hutan. 



Oleh: aisyah 
(Laporan: Mus Ketua PPWI Mukomuko)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

S.Ajie Panatagama, Siap Maju untuk Menjadi Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027 - 2032 Mendatang.