Kesepakatan Masyarakat dan Tokoh Adat Kota Garo Harus Dihormati, AWI Riau Minta Aparat Tegas Cegah Intimidasi dan Premanisme

Gambar
  Kesepakatan Masyarakat dan Tokoh Adat Kota Garo Harus Dihormati, AWI Riau Minta Aparat Tegas Cegah Intimidasi dan Premanisme Kampar - Nuansamedianews - Kebersamaan antara masyarakat, tokoh adat dan pemerintah menjadi salah satu kunci agar program serta kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat dapat berjalan dengan baik. Karena itu, setiap kesepakatan yang telah dibuat secara sah perlu dihormati dan dilaksanakan dengan mengedepankan hukum serta kepentingan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Darbi S.Ag., Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Provinsi Riau, menanggapi adanya dokumentasi pertemuan tokoh adat dan masyarakat Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, yang membahas kerja sama dengan CV Prima Nuansa Solution. Dalam dokumentasi tersebut terlihat sejumlah tokoh dan masyarakat berkumpul dalam satu forum. Namun, mengenai isi, pihak yang menandatangani, serta kekuatan hukum kesepakatan tersebut, menurut Darbi tetap perlu dibuktikan melalui berita acara, daftar ha...

Agung Nugroho ; "Saya Minta para Camat Tidak Ragu Melaporkan Lurah yang Tidak Mampu Menjalankan Tugas dan Tanggung Jawabnya dengan Baik,"

Agung Nugroho ; "Saya Minta para Camat Tidak Ragu Melaporkan Lurah yang Tidak Mampu Menjalankan Tugas dan Tanggung Jawabnya dengan Baik,"

Agung Nugroho, Walikota Pekanbaru 

PEKANBARU - NuansamedianewsMemastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, Kinerja camat dan lurah akan terus dievaluasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

"Saya minta para camat tidak ragu melaporkan lurah yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik," ujar Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Senin (8/6/2026).

Para lurah yang tidak mampu bekerja dengan baik bisa dilaporkan camat. Karena, Pemko ingin pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

"Beberapa camat telah menyampaikan usulan evaluasi terhadap aparatur di wilayah masing-masing. Dalam pertemuan yang berlangsung sebelumnya, terdapat camat yang mengusulkan pergantian maupun pergeseran sejumlah lurah yang dinilai belum mampu menjalankan tugas secara optimal," ungkap Agung.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan. Apalagi, para lurah ditugaskan untuk mengawasi kinerja tenaga OP yang bertugas di lapangan.

"Saya minta Kepala BKPSDM Samto agar segera berkoordinasi dengan para camat terkait evaluasi lurah yang dinilai belum mampu melaksanakan tugas pengawasan secara maksimal. Para camat harus diberikan kewenangan dan tanggung jawab yang lebih besar dalam menilai kinerja aparatur di wilayah kerjanya," sebut Agung.

Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan kebutuhan organisasi dan kualitas pelayanan publik. Penilaian harus berdasarkan kinerja dan kemampuan bekerja, bukan karena faktor lain.(don)

Seluruh proses evaluasi dan pembinaan aparatur harus mengedepankan profesionalisme. Kedekatan pribadi maupun dukungan dari pihak tertentu tidak boleh menjadi pertimbangan dalam menentukan penempatan atau keberlangsungan jabatan seseorang.

“Yang paling penting adalah kemampuan bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jika bisa bekerja dengan baik, tentu itu yang lebih utama,” pungkas Agung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Beberapa Jenis Santet, dan medianya...

Empat Cerita Mistis di Riau yang Masih Terus Diperbincangkan Hingga Kini.

Seringkali Orang Meremehkanmu Bukan Karena Kamu Tidak Cukup Baik, Ini Lima Alasannya